Ini 5 Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Ketika Isolasi Mandiri

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bunga Citra Lestari atau BCL berjemur bersama Dena Rachman saat isolasi mandiri karena terinfeksi COVID-19, rabu, 16 Juni 2021 (Instgaram/@bclsinclair)

    Bunga Citra Lestari atau BCL berjemur bersama Dena Rachman saat isolasi mandiri karena terinfeksi COVID-19, rabu, 16 Juni 2021 (Instgaram/@bclsinclair)

    TEMPO.CO, Jakarta – Wacana isolasi mandiri kembali menguat setelah terjadi peningkatan jumlah kasus terinfeksi Covid-19 di Indonesia. Bagaimana tidak, peningkatan kasus tersebut dibarengi dengan munculnya varian virus baru yang diyakini lebih cepat menular. Namun, keluhan yang sering muncul dari isolasi mandiri adalah tidak adanya kegiatan yang bisa dilakukan selama menjalaninya.

    Keluhan tersebut dapat dimaklumi. Sebab sebagian besar orang pasti memiliki kegiatan yang seharusnya dilakukan di luar ruang, sementara isolasi mandiri mengharuskan berada di dalam ruangan. Lantas, bagaimana caranya mengatasi keluhan tersebut?

    Sebelum menjawab keluhan tersebut, alangkah baiknya memahami arti isolasi mandiri terlebih dahulu. Dilansir dari National Health Security, Isolasi mandiri adalah tindakan berdiam diri di rumah guna mencegah penularan Covid-19. Umumnya, tindakan ini dilakukan oleh mereka yang terindikasi telah terinfeksi oleh virus tersebut.

    Dalam melakukan isolasi mandiri, terdapat beberapa larangan. Mengutip dari beberapa sumber, berikut adalah hal-hal yang tidak boleh dilakukan ketika isolasi mandiri:

    ADVERTISEMENT

    1. Pergi ke sekolah atau bekerja

    Kegiatan ini dapat diganti dengan Work from Home (WFH).

    2. Menggunakan transportasi publik atau taksi

    Ketika naik transportasi publik, kontak dengan orang lain akan sangat sulit untuk dihindari. Oleh karena itu, penggunaan transportasi publik sebisa mungkin dihindari.

    3. Keluar rumah untuk memesan obat atau makanan

    Obat atau makanan dapat dipesan secara daring guna menghindari kontak dengan orang lain.

    4. Menerima tamu

    Satu-satunya orang yang boleh masuk ke rumah adalah orang yang berkepentingan untuk memberikan perawatan Covid-19.

    5. Berolahraga di luar ruangan

    Sebagai gantinya, olahraga dapat dilakukan di dalam ruangan.

    Meskipun tampak membosankan, beberapa kegiatan tetap dapat dilakukan. Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah macam-macam kegiatan yang bisa dilakukan ketika isolasi mandiri:

    1. Membaca buku

    Buku merupakan jendela dunia. Ketika dunia tidak bisa dijelajahi karena isolasi mandiri, membaca buku dapat menjadi solusi. Aktivitas ini tidak memerlukan banyak pergerakan dan tidak perlu berada di luar ruangan.

    2. Mengikuti kelas daring

    Kelas daring yang disediakan banyak media pembelajaran di internet bisa menjadi alternatif kegiatan ketika isolasi mandiri. Aktivitas ini bisa memanfaatkan waktu luang ketika isolasi mandiri supaya tidak menjadi sia-sia.

    3. Menulis

    Membaca buku tentunya memunculkan ide-ide baru di kepala. Tak jarang ide-ide tersebut menuntut untuk diaktualisasikan, setidaknya dalam sebuah tulisan. Menulis bisa menjadi pengisi kekosongan pada kala isolasi mandiri.

    4. Meditasi

    Pekerjaan yang mungkin menjadi sulit karena WFH kadang membawa beberapa masalah mental. Meditasi dapat menjadi solusi atas permasalahan tersebut.

    5. Berkebun

    Berkebun bisa menjadi sarana untuk tetap produktif meskipun harus isolasi mandiri. Beberapa riset juga menunjukkan bahwa berkebun bisa meredakan stres, hal yang cukup sering muncul ketika WFH.

    BANGKIT ADHI WIGUNA

    Baca juga: Seimbangkan Pekerjaan dan Keluarga saat WFH dengan Cara Berikut


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?