Ini Deretan Tanaman Hias Pembersih Udara Rumah

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedagang merawat tanaman hias yang dijual di Kawasan Ragunan, Jakarta, Jumat, 18 September 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Pedagang merawat tanaman hias yang dijual di Kawasan Ragunan, Jakarta, Jumat, 18 September 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, JakartaTanaman memiliki manfaat untuk membersihkan udara. Sebab, tanaman dapat menyerap karbondioksida (CO2). Sebagaimana diketahui, tanaman melakukan fotosintesis untuk membentuk zat makanan atau energi yang dibutuhkan. 

    Ada beberapa faktor yang mempengaruhi daya serap karbondioksida suatu tanaman. Daya serap karbondioksida juga ditentukan oleh luas daun, umur daun, dan fase pertumbuhan tanaman. 

    Selain itu, tanaman berbunga dan berbuah memiliki kemampuan fotosintesis yang lebih tinggi hingga mampu menyerap karbondioksida lebih baik. 

    Selain membersihkan udara, tanaman penyerap karbondioksida juga bisa mempercantik suasana dan memberikan efek menenangkan. Tidak ada salahnya jika kita menanam pohon yang dapat menyerap karbondioksida di rumah kita. Agar rumah menjadi lebih sejuk dan menenangkan.

    Berikut jenis tanaman yang dapat menyerap karbondioksida:

    • Puring

    Puring adalah tanaman hias yang biasa tumbuh di pekarangan. Puring memiliki bentuk dan warna daun yang cukup bervariasi. Puring memiliki manfaat sebagai tanaman obat dan dapat menyerap karbondioksida.

    Puring cocok untuk ditanam di wilayah terbuka, walaupun tidak tertutup kemungkinan dijadikan tanaman hias di dalam ruangan.

    • Lidah Mertua

    Lidah mertua menjadi salah satu tanaman hias yang cukup populer sebagai pajangan di dalam rumah. Sebab, tanaman ini dapat tumbuh dalam kondisi yang sedikit air dan cahaya matahari.

    Selain untuk hiasan, lidah manfaat memiliki manfaat sebagai penyerap polusi udara (karbondioksida).

    • Lili Paris

    Lili paris adalah tanaman hias yang penampilannya sederhana, tapi digemari banyak orang. Tanaman ini cocok disimpan dalam ruangan. 

    Selain sebagai tanaman hias gantung, jenis ini juga bisa sebagai penyegar udara karena mampu menyerap karbondioksida dan melenyapkan senyawa berbahaya di sekitar.

    • Lidah Budaya

    Lidah buaya memiliki banyak manfaat untuk kecantikan. Selain itu, lidah buaya juga punya khasiat untuk kesehatan.

    Lidah buaya juga berperan sebagai peninjau kadar polusi. Semakin tinggi kadar polutan dalam ruangan, daun-daun lidah buaya akan memunculkan bintik-bintik coklat di permukaannya.

    • Krisan

    Bunga krisan adalah tanaman musiman yang populer dicari sebagai dekorasi rumah. Menurut studi NASA, krisan merupakan filter polutan terbaik.

    • Kenanga

    Kenanga merupakan tumbuhan asli di Indonesia. Di Indonesia, bunga kenanga banyak menempati peran dalam upacara-upacara khusus, misalnya dalam perkawinan.

    Adapun manfaat dari bunga kenanga adalah mengurangi tingkat stres dan kecemasan, menurunkan tekanan darah, meningkatkan kualitas tidur, mencegah dan meringankan gejala asma, dan mengobati infeksi jamur.

    • Trembesi

    Trembesi adalah pohon yang besar dan tumbuh cepat. Pohon ini diperuntukkan bagi ruang publik yang sangat luas, seperti taman, halaman sekolah, atau pekarangan rumah yang mempunyai area tanah yang luas.

    Tanaman ini pernah populer sebagai tanaman peneduh. Karena tanaman ini mampu menyegarkan udara dengan menyerap karbondioksida di udara.

    M. RIZQI AKBAR 

    Baca juga: Bambu Jepang dan 9 Tanaman Ini Jadi Pembersih Udara di Rumah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.