Mengenal Sleep Apnea, Gangguan Pernapasan saat Tidur

Reporter

Editor

Nurhadi

Sering mengantuk biasanya disebabkan oleh kebiasaan tidur yang buruk, tapi ada beberapa gangguan tidur lain yang bisa jadi penyebab. (Canva)

TEMPO.CO, Jakarta - Pernahkah Anda mendengar istilah sleep apnea? Sebenarnya, apa itu sleep apnea? Sleep apnea merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi gangguan tidur di mana pernapasan seseorang terganggu saat tidur. Gangguan ini bersifat serius dan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang juga serius, apabila tak segera diobati. Misalnya seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan masalah jantung.

Sleep apnea yang tak kunjung diobati menyebabkan pernapasan berhenti berulang kali selama tidur. Sehingaa, seseorang mendengkur keras dan kelelahan di siang hari, bahkan jika sudah tidur nyenyak di malam harinya.

Jenis-jenis Sleep Apnea

Mayoclinic menyebutkan bahwa ada tiga jenis sleep apnea. Ketiganya adalah obstruktif, sentral, serta kompleks.

1. Sleep Apnea Obstruktif

Sleep apnea yang satu ini lebih umum daripada 2 jenis lainnya. Sleep apnea obstruktif terjadi sebagai episode berulang dari penyumbatan saluran napas atas yang lengkap atau sebagian selama tidur. Selama episode apnea, diafragma dan otot dada bekerja lebih keras ketika tekanan meningkat untuk membuka jalan napas. Pernapasan biasanya dilanjutkan dengan terkesiap keras atau sentakan tubuh. Hal ini dapat mengganggu tidur jead tak nyenyak, mengurangi aliran oksigen ke organ vital, serta menyebabkan ketidakteraturan irama jantung.

3. Sleep Apnea Sentral

Pada jenis sleep apnea ini, jalan napas tak tersumbat, akan tetapi otak gagal memberi sinyal pada otot untuk bernapas. Hal ini diakibatkan oleh ketidakstabilan di pusat kendali pernapasan. Apnea sentral berhubungan dengan fungsi sistem saraf pusat.

3. Sindrom Sleep Apnea Kompleks

Jenis yang satu ini juga dikenal sebagai apnea tidur sentral yang muncul dengan pengobatan. Sindrom sleep apnea kompleks terjadi ketika seseorang memiliki gangguan sleep apnea obstruktif dan sentral.

Siapa yang Dapat Mengalami Sleep Apnea?

Kebanyakan, gangguan ini menyerang pria dibanding wanita. Namun, sleep apnea sejatinya dapat menyerang siapa saja. Melansir Clevelan Clinic, sleep apnea terjadi pada sekitar 25 persen pria dan hampir 10 persen wanita.

Sleep apnea dapat mempengaruhi orang-orang dari segala usia, termasuk bayi dan anak-anak. Namun, lebih sering terjadi pada orang-orang berusia di atas 50 tahun dan memiliki kelebihan berat badan.

ANNISA FEBIOLA

Baca juga: Mudah Mengantuk, Awas Gejala Obstructive Sleep Apnea






5 Cara Membuat Paru-Paru Bekerja Optimal hingga Usia Lanjut

2 jam lalu

5 Cara Membuat Paru-Paru Bekerja Optimal hingga Usia Lanjut

Memiliki paru-paru yang sehat sangat diinginkan banyak orang. Ini Cara membuat paru-paru bekerja optimal hingga usia lanjut.


Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

12 jam lalu

Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

Pakar mengatakan karantina kesehatan tetap perlu dilakukan meskipun pandemi COVID-19 telah terkendali secara penuh.


Goethe-Institut dan Kementerian Kesehatan Kerja Sama Buka Kelas Bahasa Jerman

14 jam lalu

Goethe-Institut dan Kementerian Kesehatan Kerja Sama Buka Kelas Bahasa Jerman

Goethe-Institut dan Kementerian Kesehatan RI bekerja sama terkait pengintegrasian kelas bahasa Jerman ke dalam kurikulum program studi keperawatan


Tidur Mengeluarkan Suara Mengerang, Apa Penyebab Catathrenia?

1 hari lalu

Tidur Mengeluarkan Suara Mengerang, Apa Penyebab Catathrenia?

Bukan mengorok, kondisi catathrenia gangguan tidur yang menyebabkan seseorang mengeluarkan suara-suara aneh dari laring


Tidur Mengeluarkan Suara Aneh tapi Bukan Mengorok, Apa Itu Catathrenia?

1 hari lalu

Tidur Mengeluarkan Suara Aneh tapi Bukan Mengorok, Apa Itu Catathrenia?

Catathrenia gangguan tidur yang menyebabkan seseorang mengeluarkan suara aneh, tapi bukan mengorok


Indeks Pembangunan Manusia Tangerang Selatan Naik, Ini Penyebabnya

1 hari lalu

Indeks Pembangunan Manusia Tangerang Selatan Naik, Ini Penyebabnya

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengatakan IPM Kota Tangerang Selatan meningkat karena ada program preventif kesehatan


Pamela Anderson Cerita Berat Badannya Naik 11 Kg saat Pembuatan Memoar Barunya

2 hari lalu

Pamela Anderson Cerita Berat Badannya Naik 11 Kg saat Pembuatan Memoar Barunya

Pamela Anderson membahas memoar barunya, Love, Pamela, yang akan dirilis pada Selasa, 31 Januari 2023


Gotong Royong Mewujudkan Kabupaten dan Kota Sehat

3 hari lalu

Gotong Royong Mewujudkan Kabupaten dan Kota Sehat

Kementerian Dalam Negeri RI berharapan pengesahan Rancangan Peraturan Presiden (Raperpres) Kabupaten Kota Sehat bisa dirampungkan pada tahun ini


Dikenal sebagai Tanaman Liar, Berikut 5 Manfaat Daun Putri Malu untuk Kesehatan

3 hari lalu

Dikenal sebagai Tanaman Liar, Berikut 5 Manfaat Daun Putri Malu untuk Kesehatan

Bagi sebagian besar orang, umumnya mengira tanaman putri malu hanya tumbuhan liar yang tidak memiliki manfaat sama sekali. Namun siapa yang menyangka ternyata putri malu ini memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh.


Dari Brokoli hingga Putih Telur, Inilah 5 Makanan Sehat untuk Ginjal

4 hari lalu

Dari Brokoli hingga Putih Telur, Inilah 5 Makanan Sehat untuk Ginjal

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan ginjal, salah satunya dengan rutin mengonsumsi makanan-makanan sehat.