Cara Tepat Minum Obat Sesuai Bentuknya, Bolehkah Obat Tablet Digerus?

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi minum obat. TEMPO/Subekti

    Ilustrasi minum obat. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Terdapat beberapa bentuk obat yang diberikan kepada orang sakit, seperti pil atau kapsul, cair, dan kunyah. Cara minum obat ketiganya pun cukup berbeda, seperti obat pil yang harus ditelan tanpa dihancurkan. Lebih lanjut, berikut pemaparan cara tepat konsumsi obat sesuai bentuknya.

    Melansir Verywell Health, berikut cara tepat konsumsi obat sesuai bentuknya:

    1. Obat Kapsul dan Tablet

    Telanlah obat kapsul maupun tablet menggunakan air, jangan mematahkan, menghancurkan, maupun mengunyahnya tanpa ada arahan dari dokter. Sebab banyak obat yang bekerja lama atau memiliki lapisan khusus yang harus ditelan langsung. Serta jangan lupa pastikan konsumsi obat di waktu sesudah makan atau sebelum makan sesuai petunjuk dokter dan tertera dalam resep, karena informasi ini berkaitan dengan efektivitas penyerapan obat.

    1. Obat Cair

    Obat cair biasanya diberikan pada anak-anak dan pasien yang kesulitan menelan obat kapsul. Sebelum mengkonsumsi obat cair sesuai takaran, pastikan Anda mengocoknya terlebih dahulu. Pastikan mengkonsumsinya sesuai anjuran takaran yang sudah diberikan, biasanya obat cair langsung diberikan sendok maupun tutup untuk menakar dosis konsumsi. Namun jika obat tidak dilengkapi takaran, tanyakan kembali ke penyedia obat takaran yang pas dan sesuai.

    1. Tablet Kunyah

    Obat berbentuk tablet kunyah harus dikunyah sampai benar-benar larut, karena obat jenis ini tidak dimaksudkan untuk ditelan langsung.

    Dikutip Web MD, sebelum mengkonsumsi obat-obatan FDA menyarankan agar Anda: membaca peringatan pada label, periksa daftar bahan untuk mengecek indikasi alergi, ketahui tanggal kadaluarsa, ketahui berapa dosis yang perlu diminun dan dalam jangka berapa lama, ketahui makanan dan minuman apa saja yang harus dihindari dari obat, tanyakan kepada penyedia layanan efek samping dari obat yang akan Anda konsumsi, dan jangan berbagi obat resep dengan orang lain.

    Selain itu, FDA memberikan tips lima tips agar Anda tak melewatkan jam minum obat-obatan yang telah diresepkan, meliputi:

    Minumlah obat di waktu yang sama setiap harinya. Jadikan minum obat sebagai rutinitas harian, seperti menyamakan kepentingannya dengan menyikat gigi, catat setiap kali Anda usai meminum jenis obat, bedakan wadah obat sesuai waktu konsumsinya, seperti pada pagi, siang, sore maupun malam, dan saat berpergian pastikan bawa dan lebihkan obat, supaya saat kepulangan ditunda stok obat tetap tersedia.

    DELFI ANA HARAHAP

    Baca: Kesulitan Menelan Obat Bukan Perkara Usia, Apa Penyebabnya?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.