Ini Olahraga Ringan yang Bisa Dilakukan Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wiranto berolahraga di bawah teriknya sinar matahari untuk menjaga kebugaran dan meningkatkan imunitas tubuh di sekitar gubuk tempat isolasi mandirinya di Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, 7 Mei 2020. Setiap pagi sekitar pukul 10.00, Wiranto berjemur di bawah teriknya sinar matahari. Peregangan dan olahraga ringan juga dilakukannya untuk menjaga imunitas. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra

    Wiranto berolahraga di bawah teriknya sinar matahari untuk menjaga kebugaran dan meningkatkan imunitas tubuh di sekitar gubuk tempat isolasi mandirinya di Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, 7 Mei 2020. Setiap pagi sekitar pukul 10.00, Wiranto berjemur di bawah teriknya sinar matahari. Peregangan dan olahraga ringan juga dilakukannya untuk menjaga imunitas. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Selama masa isolasi mandiri, pasien Covid-19 tidak diperbolehkan untuk keluar rumah. Tinggal di rumah terlalu lama dapat menjadi hambatan untuk tetap aktif.

    Menetap tanpa melakukan banyak hal dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Penting untuk tetap melakukan kegiatan fisik dan relaksasi demi menjaga kesehatan badan meski saat isolasi mandiri.

    Ada berbagai pilihan jenis olahraga yang dapat dilakukan selama isolasi mandiri. Olahraga ini tidak memerlukan pasien Covid-19 untuk keluar rumah, sehingga angka penyebaran dapat ditekan.

    Selain itu, olahraga yang dilakukan di rumah tergolong mudah. Mengutip dari laman resmi World Health Organization, berikut olahraga sederhana yang dapat dilakukan di rumah bagi pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri:

    • Gerakan menyentuh lutut ke siku

    Sentuh lutut kanan dengan siku kiri dan lutut kiri dengan siku kanan. Aturlah kecepatan sesuai yang Anda inginkan. Lakukan kegiatan ini selama satu hingga dua menit, istirahat selama tiga puluh hingga enam puluh detik, lalu ulang gerakan ini hingga lima kali. Latihan ini dapat menaikkan detak jantung dan pernafasan.

    • Plank

    Lakukan posisi tengkurap, lalu topang badan menggunakan lengan bawah yang ditempelkan secara kuat ke lantai atau matras. Pastikan siku berada di bawah bahu. Pinggang harus sejajar dengan posisi kepala. Tahan posisi ini selama dua puluh hingga tiga puluh detik, istirahat selama tiga puluh hingga enam puluh detik, lalu ulang gerakan ini hingga lima kali. Latihan ini dapat memperkuat perut, lengan, dan kaki.

    • Back extensions

    Pegang kedua telinga Anda dengan jari-jari Anda. Naikkan badan bagian atas Anda sementara kaki tetap berada di lantai atau matras. Lalu, turunkan badan Anda dan naikkan lagi. Lakukan gerakan ini sepuluh hingga lima belas kali, istirahat selama tiga puluh hingga enam puluh kali, dan ulangi gerakan ini hingga lima kali. Latihan ini dapat memperkuat otot punggung.

    • Squats

    Letakkan kedua kaki sejauh jarak pinggul dengan ujung kaki menjorok keluar sedikit. Tekuk lutut hingga pada posisi yang nyaman. Pastikan tumit tetap berada di lantai dan lutut di atas (tidak di depan) telapak kaki. Tekuk dan regangkan kedua kaki. Lakukan gerakan ini sepuluh hingga lima belas kali, istirahat selama tiga puluh hingga enam puluh menit, dan ulangi gerakan ini sampai lima kali. Latihan ini dapat memperkuat kaki dan bokong.

    • Bridge

    Tidur dengan posisi telentang. Letakkan kedua telapak kaki Anda ke lantai sementara lutut ditekuk ke atas. Angkat pinggang Anda hingga terasa nyaman dan turunkan pinggang Anda kembali. Lakukan gerakan ini sepuluh hingga lima belas kali, istirahat selama tiga puluh hingga enam puluh detik, dan lakukan gerakan ini sampai lima kali. Latihan ini dapat memperkuat otot bokong.

    • Gerakan kaki dinaikkan ke dinding

    Rapatkan pinggang dan dekatkan pinggang 5-10 cm ke dinding. Naikkan kaki ke atas dinding dan biarkan kaki lemas. Tutup mata Anda dan lemaskan badan Anda. Atur napas dan jangan memikirkan apapun. Tahan posisi ini hingga lima menit. Posisi ini dapat membuat anda nyaman dan relaks.

    DINA OKTAFERIA

    Baca juga: Isolasi Diri karena Corona, Jangan Lupa Tetap Olahraga


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.