Bohong pada Pasangan? Boleh Saja tapi Ada Syaratnya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan. Freepik.com/Drobotdean

    Ilustrasi pasangan. Freepik.com/Drobotdean

    TEMPO.CO, Jakarta - Hubungan yang sehat sebaiknya tak diwarnai kebohongan. Beberapa kebohongan dapat merusak hubungan dan hindari berkata bohong pada pasangan.

    Tetapi, ada waktu dan situasi tertentu dalam setiap hubungan cinta di mana berbohong dapat diterima dan bahkan membantu. Berikut delapan kebohongan yang masih bisa ditolelir dalam hubungan.

    Ingin menghilangkan perasaan atas sesuatu yang tidak penting
    Tidak apa-apa untuk berbohong kepada pasangan tentang sesuatu yang tidak terlalu penting. Anda tidak boleh berbohong, bahkan untuk menghindari perasaan pasangan atas hal-hal yang sebenarnya penting.

    Tidak ingin mendiskusikan masa lalu
    Tidak perlu berbagi setiap detail tentang masa lalu dengan pasangan. Penting untuk membocorkan hal-hal besar. Menyimpan rahasia besar dapat menyebabkan masalah dan ketegangan dalam hubungan, bahkan jika itu berasal dari masa lalu. Tetapi, hal-hal yang tidak berdampak langsung pada Anda atau hubungan sekarang tidak perlu dibagikan.

    Rahasia orang lain
    Berada dalam suatu hubungan tidak harus berarti Anda tidak dapat menyimpan rahasia untuk orang lain lagi. Selama itu tidak menyangkut pasangan atau Anda secara pribadi, tidak apa-apa untuk tetap menyimpan beberapa rahasia untuk teman dan keluarga. Misalnya, jika sahabat sedang hamil dan tidak memberi tahu siapa pun kecuali Anda selama trimester pertama, Anda dapat merahasiakannya dari pasangan.

    Tidak suka hadiah
    Jika menerima hadiah dari pasangan yang tidak Anda suka, tidak apa-apa berbohong dan berpura-pura menyukainya. Untuk menghindari hal yang sama terjadi di masa depan, mungkin ada baiknya untuk menunjukkan hal-hal yang Anda suka kepada pasangan sebelum ia membeli hadiah.

    Enggan mengatakan kebenaran
    Berbohong kepada pasangan terkadang bisa menyebabkan hal yang tidak diinginkan pada hubungan cinta. Jika masih terlalu dini, Anda mungkin merasa tidak nyaman untuk mengatakan hal yang jujur kepadanya tentang area pribadi dalam hidup. Ini mungkin termasuk riwayat keluarga, kesalahan di masa lalu, kesehatan mental, atau hal lain yang mungkin sulit untuk dibicarakan. Semakin dekat dengannya, semakin nyaman perasaan saat membuka diri.

    Meningkatkan harga diri
    Umum bagi pasangan untuk saling berbohong demi harga diri. Ini termasuk memberi tahu pasangan ia orang terbaik atau memberi tahu ia terlihat luar biasa dalam pekerjaan. Sekali lagi, selama kebohongan itu bukan tentang sesuatu yang signifikan, tidak apa-apa untuk meningkatkan harga dirinya dengan cara ini.

    Pertengkaran tak penting
    Beberapa orang berbohong kepada pasangan untuk menghindari pertengkaran yang tidak penting. Sering meminta maaf atau setuju dengan orang lain, meskipun ia tidak benar-benar merasa seperti itu. Tujuannya untuk menghindari perdebatan tidak penting.

    Menjaga privasi
    Berada dalam suatu hubungan tidak berarti harus melepaskan privasi. Meskipun mungkin berbagi banyak hal dengan pasangan, Anda tidak harus berbagi setiap hal kecil. Tidak apa-apa untuk menyimpan beberapa hal sendiri. Untuk menjaga privasi, Anda mungkin tidak memberi tahunya kebenaran tentang hal-hal seperti persahabatan, kebiasaan pribadi, dan lainnya.

    Baca juga: Ragu pada Pasangan, Ini Trik Mengetahui Kejujurannya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.