Seorang Humoris Punya Peluang Berumur Panjang, Kok Bisa?

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tertawa bersama (pixabay.com)

    Ilustrasi tertawa bersama (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Memiliki selera humor yang baik dapat berdampak positif bagi kesehatan. Bagi orang yang memiliki rasa humor disebut dengan humoris ini, cenderung memiliki umur yang panjang. Jurnal Psychosomatic Medicine tahun 2016 menemukan bahwa perempuan dan laki-laki yang memiliki rasa humor lebih berumur panjang karena terhindar dari penyakit jantung, paru-paru, dan infeksi.

    Tertawa menjadi obat paling murah untuk meningkatkan kesehatan tubuh. Terlebih, jika sedang dirundung rasa stres karena tekanan ekonomi, sosial, politik, bahkan kesehatan itu sendiri. Humor dapat menjadi pelipur lara dan memberikan energi positif kepada tubuh. 

    Dilansir dari berbagai sumber, memiliki rasa humor yang baik dapat berdampak baik bagi fisik. Terdapat berbagai manfaat tertawa yang dirangkum dari berbagai sumber, antara lain:

    Pertama, meningkatkan kesehatan paru-paru. Hal ini karena tertawa memaksa diafragma untuk mengembang, yang kemudian dapat meningkatkan oksigen masuk ke paru-paru. Menurut Asosiasi Paru-Paru Kanda (Canadian Lung Association), tertawa karena humor dapat meningkatkan efektivitas pernapasan manusia. Sebab, terjadi pertukaran oksigen yang besar karena oksigen yang masuk ke paru-paru banyak ketika tertawa.

    Kedua, meningkatkan kesehatan jantung. Menertawakan hal yang lucu dapat meningkatkan detak jantung dan menurunkan tekanan darah. Serta, tertawa dapat merilekskan otot-otot yang tegang, ini baik untuk meningkatkan fungsi pembuluh darah. Hal ini dapat menjauhkan manusia dari serangan jantung dan penyakit kardiovaskular lainnya.

    Ketiga, tertawa dapat mengurangi rasa sakit pada fisik. Ketika tertawa, otak mengeluarkan hormon endorfin yang dapat memberikan rasa bahagia kepada manusia. Menurut peneliti di Swiss, hormon itu dapat mengurangi ketegangan dan menjadi distraksi terhadap rasa sakit.

    Keempat, memperbaiki tidur berkualitas dan meningkatkan imunitas tubuh. Berdasarkan penelitian yang disampaikan pada artikel berjudul The Cleveland Clinic menyampaikan bahwa tertawa dapat meningkatkan kualitas tidur. Selain itu, seorang humoris dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan menjadi tahan dari berbagai penyakit. Hal ini karena ketika tertawa, tubuh menghasilkan sel yang dapat menjadi antibodi dan meningkatkan efektivitas sel-sel baik di dalam tubuh.

    JACINDA NUURUN ADDUNYAA

    Baca: Ini Rahasianya Mengapa Wanita Lebih Menyukai Pria Humoris?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.