7 Aktivitas yang Bisa Dilakukan dan Dihindari kala Kasus Covid-19 Meledak

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi - Penerapan protokol kesehatan di Taman Satwa Taru Jurug di Solo, Jawa Tengah, saat masih beroperasi. Awal Februari 2021 ini telah diputuskan kebun binatang itu ditutup sementara dan karenanya mengalami kesulitan biaya pemeliharaan satwa dan gaji karyawan.  (ANTARA/Aris Wasita)

    Ilustrasi - Penerapan protokol kesehatan di Taman Satwa Taru Jurug di Solo, Jawa Tengah, saat masih beroperasi. Awal Februari 2021 ini telah diputuskan kebun binatang itu ditutup sementara dan karenanya mengalami kesulitan biaya pemeliharaan satwa dan gaji karyawan. (ANTARA/Aris Wasita)

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia tengah mengalami kenaikan kasus Covid-19 akibat varian Delta. Kemudian, kebijakan PPKM Darurat juga membuat aktivitas masyarakat menjadi sangat terbatas.

    Aktivitas seperti apa yang harus dilakukan dan dihindari di masa lonjakan kasus Covid-19? Berikut tujuh hal yang bisa dilakukan atau dihindari dalam situasi saat ini, dilansir dari Times of India.

    Aktivitas yang aman
    Vaksinasi merupakan kunci yang akan membantu orang kembali normal, seperti melanjutkan pekerjaan, bertemu banyak orang, atau hanya pergi keluar rumah. Ada begitu banyak manfaat vaksinasi. Covid-19 varian Delta masih menjadi ancaman bagi beberapa negara, termasuk Indonesia. Dengan demikian, meskipun vaksinasi adalah alat pertahanan yang baik, menjaga protokol kesehatan tetap wajib dilakukan.

    Kapan waktu yang aman?
    Untuk saat ini, aktivitas dalam bentuk apapun dianggap berisiko. Setidaknya, Anda harus telah mendapatkan vaksin Covid-19 dua dosis. Dosis pertama hanya dapat menawarkan beberapa tingkat perlindungan. Setelah dosis kedua, seseorang akan dianggap memiliki kekebalan penuh terhadap virus corona.

    Bertemu orang
    Para ahli menyatakan aman bagi orang yang divaksin untuk melakukan aktivitas dan melanjutkan pekerjaan yang pernah dilakukan sebelum pandemi. Namun, tetap akan sulit untuk mengetahui apakah orang-orang di sekitar telah vaksinasi atau belum. Akan lebih baik apabila tetap menggunakan masker dan mengikuti protokol kesehatan. Untuk pencegahan lain, lakukan pertemuan di tempat yang memiliki ventilasi baik dan jumlah orang yang sedikit.

    Pergi ke taman atau ruang terbuka
    Menurut dokter, melakukan aktivitas fisik di taman dan tempat lain dapat memberdayakan sistem kekebalan tubuh. Aktivitas di ruangan terbuka juga akan sangat baik bagi kesehatan mental yang telah berdiam diri di dalam rumah. Pakai masker, ada sedikit orang, dan menjaga jarak menjadi poin yang tetap harus diperhatikan.

    Pertemuan dalam ruangan
    Meskipun ada beberapa pemikiran dan risiko yang memerlukan protokol kesehatan ketat, melakukan pertemuan di dalam ruangan lebih aman daripada lainnya. Orang tetap aman dari penularan Covid-19 jika menaati protokol kesehatan.

    Prokes ketat
    Di beberapa negara, pengunjung tempat wisata atau tempat terbuka lain mulai mengalami peningkatan. Dengan bepergian, risiko penyebaran dapat menjadi masalah besar tetapi tetap aman, setidaknya mengurangi risiko, apabila telah vaksinasi. Cobalah memilih tempat yang memiliki risiko penularan rendah dan tidak terlalu ramai. Beberapa negara mewajibkan menyertai keterangan vaksinasi Covid-19 apabila ingin pergi ke tempatnya. Selain itu, karantina selama beberapa hari sebelum dan sesudah perjalanan akan sangat bermanfaat.

    Apa yang harus terus dilakukan?
    Tetap menjaga segala peraturan menjadi hal utama, seperti #pakaimasker, #jagajarak, dan protokol kesehatan lain. Meskipun vaksinasi mampu meminimalkan banyak risiko penyebaran, mengurangi tingkat keparahan dan kematian, akan masih mungkin seseorang tetap tertular.

    Baca juga: Waspadai Gejala Covid-19 Varian Delta yang Mirip Flu Biasa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.