Lama Menghadap Layar, Ini Tips Menjaga Kesehatan Mata

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang siswa menggunakan layanan panggilan video melalui telepon pintar dalam pembelajaran daring sekolah di Pulau Sabira, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Jumat, 18 Juni 2021.  Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menargetkan dapat membangun 9.113 BTS 4G hingga 2022 sehingga jaringan internet 4G dapat dihadirkan di 12.548 desa/kelurahan wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), agar kesenjangan digital di Tanah Air dapat dipangkas. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    Seorang siswa menggunakan layanan panggilan video melalui telepon pintar dalam pembelajaran daring sekolah di Pulau Sabira, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Jumat, 18 Juni 2021. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menargetkan dapat membangun 9.113 BTS 4G hingga 2022 sehingga jaringan internet 4G dapat dihadirkan di 12.548 desa/kelurahan wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), agar kesenjangan digital di Tanah Air dapat dipangkas. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Selama pandemi kesehatan mata menjadi perhatian sebab frekuensi individu menghabiskan waktu bekerja di depan layar jadi lebih panjang. Tentu hal ini memiliki dampak buruk bagi kesehatan mata.

    Supaya tidak menimbulkan penyakit akut pada kondisi kesehatan mata, manajemen praktik kerja atau aktivitas di depan layar baik layar gawai atau komputer mesti diperbaiki. 

    Dikutip dari laman unair.ac.id, berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mejaga kesehatan mata :

    1. Usahakan Gawai Tampak Lebar

    Layar LCD gawai memiliki bergam ukuran, ada baiknya jika beralih dengan menggunakan gawai yang layarnya lebar. Kondisi layar gawai yang lebar membantu otot mata untuk tidak berkerja ekstra dalam menangkap bayangan. Selain menggunakan layar gawai yang lebar juga mempermudah pengguna mengatur jarak lihat sehingga meminimalisir risiko kerusakan kesehatan mata.

    2. Atur Frekuensi Kedipan

    Kondisi umum yang sering dilaporkan pada masa pandemi ini terkait kesehatan mata adalah mata kering,  kabur penglihatan sampai mata lelah. Kondisi mata kering terjadi karena adanya pengurangan produksi air mata juga karena peningkatan evaporasi atau penguapan air mata.

    Jika pemicunya adalah hal yang di atas, hal yang disarankan adalah melakukan kedipan mata 14-16 kali per menit. Jangan sampai karena menggunakan gawai atau layar lainnya mata hanya akan berkedip sebanyak 4-6 kali per menit.

    3. Aturan Dua Puluh

    Jika menggunakan gawai atau komputer dalam waktu yang panjang, hal yang perlu diterapkan salah satunya aturan dua puluh, maksudnya selama dua puluh menit melihat layar ditambah dua puluh menit beristirahat. Tipsnya, selama menghabiskan istirahat dua puluh menit lihatlah suatu objek yang punya jarak sejauh dua puluh kaki. Alasan menerapkan peraturan ini agar otot-otot pada mata akan berelaksasi sebab dirangsang melihat objek dengan jarak variatif.

    4 Mode Baca

    Hampir di beberapa teknologi layar gawai atau bahkan komputer menyertakan mode baca yang membantu sedikit mereduksi cahaya gawai atau komputer menjadi ramah untuk dilihat dalam jangka waktu yang lama. Kalau pun mode baca pada gawai atau komputer tidak ditemukan, tetap dapat mereset kecerahan layar gawai atau komputer sendiri.

    TIKA AYU

    Baca juga: Jaga Kesehatan Mata Anak dengan 4 Tips Berikut Ini 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.