Ini Bahaya Mengkonsumsi Vitamin Berlebihan

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jumlah Kasus Covid-19 Meningkat, Pedagang Vitamin di Pasar Pramuka Kebanjiran Pembeli

    Jumlah Kasus Covid-19 Meningkat, Pedagang Vitamin di Pasar Pramuka Kebanjiran Pembeli

    TEMPO.CO, Jakarta - Pandemi Covid-19 mengharuskan kita untuk tetap menjaga Kesehatan dan meningkatkan imunitas dengan cara mengkonsumsi vitamin. Vitamin merupakan zat yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menunjang fungsi sel dan menjaga kesehatan.

    Vitamin tambahan dibutuhkan karena asupan vitamin dari makanan belum tentu dapat mencukupi kebutuhan. Namun, konsumsi vitamin yang terlalu banyak juga tidak disarankan karena dapat menyebabkan overdosis atau Hypervitaminosis.

    Dirangkum dari berbagai sumber, berikut efek samping terlalu banyak mengkonsumsi vitamin:

    1. Vitamin A

    Mengkonsumsi vitamin A secara berlebihan dapat meningkatkan risiko tulang menjadi keropos (osteoporosis). Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa konsumsi vitamin A lebih dari 1,5 miligram per hari dapat meningkatkan risiko terjadinya patah tulang.

    Penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa suplemen tinggi vitamin A dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru dan penyakit jantung. Batas aman konsumsi vitamin A adalah 3000 mg. Mengonsumsi terlalu banyak suplemen vitamin A dapat menyebabkan gejala, seperti mual, peningkatan tekanan intrakranial, koma, dan bahkan kematian.

    2. Vitamin B

    Jika vitamin ini dikonsumsi secara berlebihan, dapat menimbulkan mual, gangguan hati, kulit kemerahan, dan perih.

    3. Vitamin C

    Kelebihan vitamin C dapat menimbulkan rasa mual, muntah, diare, dan sakit perut. Mengkonsumsi vitamin C dengan dosis 6 gram per hari bahkan dapat menyebabkan migrain.

    4. Vitamin D

    Mengonsumsi suplemen vitamin D dosis tinggi dapat menyebabkan gejala berbahaya, seperti penurunan berat badan, kehilangan nafsu makan, dan detak jantung tidak teratur. Kelebihan vitamin tersebut juga dapat meningkatkan kadar kalsium darah yang dapat menyebabkan kerusakan organ.

    Mengkonsumsi vitamin D secara juga berlebihan dapat menyebabkan penumpukan kalsium dalam darah, arteri, dan jaringan lunak. Selain itu, beberapa orang dilaporkan mengalami batu ginjal akibat kelebihan vitamin D.

    5. Vitamin E

    Efek samping yang mungkin terjadi jika kita mengonsumsi vitamin ini secara berlebihan adalah munculnya memar, ruam, sakit kepala, dan rasa letih. Selain itu, suplemen vitamin E dengan dosis tinggi dapat mengganggu pembekuan darah, menyebabkan perdarahan dan menyebabkan stroke hemoragik.

    6. Zat Besi

    Terlalu banyak asupan zat besi juga tidak baik bagi tubuh. Zat besi yang tidak digunakan oleh tubuh akan menumpuk dalam tubuh dan bisa menyebabkan keracunan. Terlalu banyak konsumsi suplemen zat besi dapat menyebabkan perubahan warna kulit, pembesaran hati dan limpa, sakit perut, gagal jantung kongestif, detak jantung tidak teratur, dan diabetes mellitus tipe 1.

    Kebutuhan zat besi tiap orang berbeda-beda. Batas aman asupan zat besi adalah sekitar 20 mg/ kg berat badan. Lebih dari batas ini, Anda bisa mengalami sakit perut, muntah-muntah, napas lebih cepat, kerusakan organ, koma, bahkan kematian. Sebaiknya, konsumsi zat besi tidak lebih dari 45 mg per hari.

    NAUFAL RIDHWAN ALY 

    Baca juga: 7 Efek Samping Kelebihan Vitamin D yang Perlu Diwaspadai


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.