Pasien Kanker Payudara Pantang Makanan ini

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kanker payudara

    Kanker payudara

    TEMPO.CO, Jakarta - Memilih makanan tetap harus dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh selama proses pengobatan. Nutrisi yang tepat dapat membantu pasien kanker payudara untuk lekas sembuh, begitu pula sebaliknya.

    Dilansir dari laman Healthline, Rabu 8 Januari 2020, makanan yang harus dihindari oleh pasien kanker payudara adalah makanan tinggi lemak dan produk susu yang kaya dengan lemak jenuh. Contohnya adalah daging merah seperti burger atau jeroan, susu murni, krim, dan mentega. 

    Makanan yang harus dihindari lainnya adalah alkohol. Alkohol seperti bir, anggur, atau minuman keras lain dapat berinteraksi dengan obat kanker yang diberikan dokter. Alkohol juga dapat memperparah perkembangan kanker payudara.

    Selain itu, permen dan makanan manis lain seperti kue, kue kering, dan soda, menjadi makanan yang wajib dihindari. Selain dapat menambah berat badan, makanan manis tersebut dapat meninggalkan ruang yang lebih sedikit untuk makanan sehat dalam diet anda.

    ADVERTISEMENT

    Makanan lain yang harus dihindari pasien kanker payudara adalah makanan yang kurang matang seperti sushi dan tiram. Ini karena pengobatan kanker dapat membuat sel darah putih yang berperan terhadap kekebalan tubuh menurun, sehingga tubuh akan rentan terhadap infeksi. 

    Selama dan setelah pengobatan kanker payudara, menghindari makanan-makanan tadi dan menjaga pola makan dengan makanan sehat merupakan hal yang penting. Nutrisi makanan sehat akan membuat tubuh menjadi sehat dan kuat sehingga akan membantu pasien maupun penyintas kanker payudara merasa lebih baik.

    AMELIA RAHIMA SARI 

    Baca: Pria Juga Bisa Kena Kanker Payudara, Cek Tandanya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.