Jangan Melulu Melahap Daging, Perlu Makanan Kaya Serat Juga

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sate kambing (antaranews.com)

    sate kambing (antaranews.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Idul Adha seperti sekarang, pasokan daging untuk dibuat berbagai macam menu akan melimpah ruah. Namun, tak baik pula melulu makan daging, perlu diperhatikan pula asupan makanan kaya serat. Serat makanan adalah komponen karbohidrat nabati yang tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan, melainkan dicerna oleh bakteri pencernaan. Serat makanan merupakan salah satu gizi yang harus dipenuhi agar tubuh dapat berfungsi dengan baik.

    Serat pada makanan menjaga sistem pencernaan tubuh sehat dan mencegah konstipasi. Serat melunakkan kotoran dan memudahkannya untuk keluar dengan cepat. Makan makanan yang kaya akan serat dapat mencegah penyakit seperti gangguan kardiovaskular dan kanker kolorektal atau kanker usus.

    Penelitian telah menunjukkan pentingnya bakteri baik di dalam usus bagi kesehatan. Serat berperan dalam meningkatkan jumlah bakteri baik dalam usus. Beberapa jenis serat menyediakan sumber makanan bagi bakteri-bakteri ini. Nantinya, sumber makanan yang tersedia membantu bakteri untuk menghasilkan lebih banyak zat yang dibutuhkan tubuh, seperti asam lemak rantai pendek.

    Bagi orang dewasa, asupan serat per hari harus mencapai 30 gram. Mengutip dari Nutrition.org, orang pada umumnya rata-rata mengkonsumsi jumlah serat yang lebih rendah dari anjuran tersebut. Anak dari umur dua sampai lima tahun direkomendasikan untuk mengonsumsi serat 15 gram per hari. Untuk anak berumur lima hingga sebelas tahun, 20 gram per hari. Sedangkan anak berumur sebelas hingga enam belas tahun, 25 gram per hari.

    Jika kebutuhan akan serat tidak dipenuhi dengan baik, seseorang dapat terancam oleh berbagai kondisi. Contohnya, penyakit kardiovaskular, meningkatkan risiko inflamasi kronis, penyakit diabetes tipe 2, kanker, hingga melemahnya sistem imun tubuh. Namun, kondisi yang paling sering terjadi akibat kekurangan serat adalah gangguan sistem pencernaan.

    “Selain mengonsumsi serat, penting bagi seseorang untuk mengonsumsi air dan berolahraga,” tulis laman yang sama. Kandungan makanan kaya serat dapat ditemukan dalam sereal, roti, buah, sayur, hingga kacang-kacangan. Selain mengonsumsi makanan tersebut, orang dewasa dianjurkan untuk minum enam hingga delapan gelas air per hari dan berolahraga selama 150 menit per minggu. 

    DINA OKTAFERIA 

    Baca: Makanan Kaya Serat yang Baik untuk kesehatan Tubuh


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.