Jangan Remehkan Sering Bangun Tidur Mata Berkunang-Kunang

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bangun tidur di tengah malam. Ilustrasi

    Bangun tidur di tengah malam. Ilustrasi

    TEMPO.CO, Jakarta - Bangun tidur sering mengalami mata berkunang-kunang? Ada sebagian orang yang kerap merasakan matanya berkunang-kunang, seolah ada cahaya-cahaya kecil yang berpendar-pendar. Mengapa terjadi hal begini?

    Salah satu jenis penyakit yang tak terlalu banyak dibahas, namun ternyata ini dampaknya bisa sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Penyakit tersebut bernama hipotensi ortostatik. Hipotensi ortostatik ini disebabkan karena tekanan darah rendah yang ditimbulkan karena perubahan posisi badan.

    Biasanya ini terjadi setelah bangun dari tempat tidur, orang yang sehat kebanyakan setelah duduk atau berbaring kemudian berdiri mereka dapat menyesuaikan diri dalam beberapa detik. Namun, berbeda halnya bila kondisi ini yang terjadi. Rasa pusing, mata berkunang-kunang, pandangan gelap setelah bangun dari duduk atau tidur akan terasa jika penyakit ini sudah mulai muncul.

    Penyebab dari penyakit ini disebabkan karena kurangnya minum atau dehidrasi, kurang olahraga, tidur berlebih, dan bisa juga disebabkan karena penyakit lain seperti diabetes, gagal jantung, dan gangguan syaraf. Jangan anggap remeh gejala-gejala seperti mata berkunang-kunang ini.

    ADVERTISEMENT

    PRIMANDA ANDI AKBAR 

    Baca: Pandangan Tiba-tiba Buram, Awas Gangguan Kecemasan dan Mental


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.