Jangan Jadikan Berjemur Sinar Matahari Satu-satunya Dapatkan Vitamin D

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga berjemur dengan latar belakang gedung bertingkat tersamar kabut polusi udara di Jakarta, Selasa, 20 April 2021. Berdasarkan data

    Seorang warga berjemur dengan latar belakang gedung bertingkat tersamar kabut polusi udara di Jakarta, Selasa, 20 April 2021. Berdasarkan data "World Air Quality Index" pada 20 April pukul 10.00 WIB tingkat polusi udara di Jakarta berada pada angka 174 yang menunjukkan bahwa kualitas udara di Ibu Kota termasuk kategori tidak sehat. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Menurut Organisasi Kesehatan Dunia  atau WHO, UV dari sinar matahari dapat membantu pengobatan beberapa kondisi kesehatan, seperti eksim, psoriasis, rakhitis, atau penyakit kuning. Sinar UV juga dapat digunakan untuk mendisinfeksi atau mensterilkan tubuh, serta membantu tubuh mengahasilkan vitamin D secara alami.

    Namun, American Academy of Dermatology menyarankan untuk tidak menjadikan paparan sinar matahari sebagai metode utama mendapatkan vitamin D, melainkan sebagai kombinasi atau pelengkap dari vitamin D yang didapat dari makanan atau suplemen.

    Lebih lanjut, saat dilakukan dengan tepat, berjemur dapat memberikan manfaat kesehatan berupa:

    1. Mengurangi depresi

    Menurut artikel di laman Healthline, berjemur di bawah sinar matahari dapat mengurangi gejala depresi, karena sinar matahari memicu otak melepaskan hormon serotonin yang dapat meningkatkan suasana hati dan meningkatkan perasaan tenang. Selain itu, berjemur juga memungkinkan meningkatkan mood seseorang.

    1. Tidur lebih nyenyak

    ADVERTISEMENT

    Berjemur dapat membantu mengatur ritme sirkadian tubuh, yang memicu rasa kantuk saat matahari mulai terbenam.

    1. Tulang lebih kuat

    Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium, yang mengarah ke tulang yang lebih kuat dan dapat membantu mencegah osteoporosis, dan radang sendi.

    1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

    Mengutip Selec Health, vitamin D yang didapat dari rutin berjemur membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh, mengurangi risiko infeksi, penyakit, kematian setelah operasi, dan beberapa jenis kanker.

    1. Menurunkan risiko kelahiran prematur

    Vitamin D dapat mengurangi risiko kelahiran prematur pada bayi, serta menurunkan risiko infeksi yang berkaitan dengan kelahiran.

    Sebelum memutuskan berjemur di bawah sinar matahari, Food and Drug Administration (FDA) AS menyarankan agar seseorang lebih dulu mengenali tubuh dan reaksi saat terpapar sinar matahari. Sementara itu, langkah perlindungan yang bisa diterpakan saat berjemur menggunakan tabir surya SPF 15 atau lebih 30 menit sebelum berjemur untuk melindungi kulit dari sinar UV, tidak berjemur di antara jam 10 pagi dan 4 sore, dan menggunakan kacamata hitam saat berjemur.

    DELFI ANA HARAHAP

    Baca: Vitamin D Punya Efek Imunomudulator, Apakah Itu?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?