Profesor Harvard Medical School Ungkap Manfaat Bekam

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor action Dwayne Johnson alias The Rock memamerkan tubuhnya penuh bulatan merah gelap bekas terapi bekam atau cup di akun media sosialnya. The Rock merasa terapi bekam ini cocok untuk postur serta kondisi tubuhnya. Instagram/@therock

    Aktor action Dwayne Johnson alias The Rock memamerkan tubuhnya penuh bulatan merah gelap bekas terapi bekam atau cup di akun media sosialnya. The Rock merasa terapi bekam ini cocok untuk postur serta kondisi tubuhnya. Instagram/@therock

    TEMPO.CO, Jakarta -Terapi bekam sangat populer di Indonesia. Masyarakat Indonesia menjadikan bekam sebagai salah satu pengobatan alternatif karena diyakini dapat mengeluarkan racun-racun yang berada di dalam tubuh.

    Pakar kesehatan dari Harvard Medical School, Robert H. Smerling, mengatakan sejumlah penelitian telah dilakukan untuk menjawab keampuhan bekam sebagai salah satu terapi kesehatan tapi belum ada hasil yang meyakinkan.

    Namun, kata Smerling, ada jurnal ilmiah yang ditulis pakar kesehatan dari Cina pada 2015 dengan judul Traditional Chinese medicine for neck pain and low back pain: a systematic review and meta-analysis mengungkap jika bekam berdampak positif untuk meredakan sakit leher atau punggung kronis. “Tapi kualitas buktinya terlalu terbatas untuk menarik kesimpulan yang tegas,” katanya dikutip dari laman resmi Harvard Health Publishing, Kamis, 22 Juli 2021.

    Bekam adalah teknik menarik cairan dalam tubuh ke area yang dipasangi alat bekam. Kulit akan berubah warna menjadi seperti memar karena pembuluh darah yang berada di bawahnya pecah. Terapi ini biasanya dilakukan di sejumlah titik tubuh dan berlangsung selama beberapa menit.

    ADVERTISEMENT

    Mantan kepala klinis divisi reumatologi di Beth Israel Deaconess Medical Center (BIDMC) itu menuturkan banyak ahli yang menyatakan jika bekam aman, selama tidak mempermasalahkan warna kulit yang berubah. Pasalnya seiring berjalannya waktu warna itu akan memudar. Jarang ada keluhan dari para pasien usai menjalani pengobatan ini.

    Menurut Smerling, para pasien terapi bekam percaya pengobatan ini bisa meredakan nyeri otot, sakit di punggung dan leher, menyembuhkan penyakit kulit seperti jerawat dan gatal-gatal, menurunkan kolesterol, migrain, radang sendi lutut, serta meningkatkan kekebalan tubuh. Selain itu, bekam diyakini bisa mengembalikan keseimbangan antara kekuatan positif dan negatif, menghilangkan faktor penyebab penyakit, dan meningkatkan sirkulasi darah.

    JACINDA NUURUN ADDUNYAA

    Baca juga:

    Dwayne Johnson Pamer Usir Masuk Angin dengan Punggung Diterapi Bekam


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?