Takut Kolesterol Tinggi setelah Idul Adha? Lakukan 4 Hal Ini

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pola perubahan gaya hidup dapat menjadi pilihan yang lebih sehat bagi Anda selain penggunaan obat-obatan penurun kolesterol usai konsumsi daging kurban.

    Pola perubahan gaya hidup dapat menjadi pilihan yang lebih sehat bagi Anda selain penggunaan obat-obatan penurun kolesterol usai konsumsi daging kurban.

    TEMPO.CO, Jakarta – Hari raya Idul Adha identik dengan kuliner berbahan dasar daging. Hal tersebut tidak terlepas dari tradisi penyembelihan hewan kurban ketika Idul Adha. Kuliner berbahan dasar daging tersebut hadir dalam berbagai macam varian. Hal itu tentu semakin beberapa orang semakin berselera untuk mengonsumsi kuliner berbahan dasar daging.

    Namun, kuliner berbahan dasar daging yang sering disajikan ketika Idul Adha mengandung beberapa senyawa yang tidak baik bagi tubuh. Salah satunya adalah kolesterol. Kolesterol, sebagaimana dilansir dari Mayoclinic, sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh untuk membangun sel.

    Hanya, kadar kolesterol yang terlalu tinggi tidak baik bagi tubuh. Dengan adanya kolesterol yang tinggi di dalam tubuh, tumpukan lemak yang tinggi dapat terjadi di pembuluh darah. Tumpukan lemak yang tinggi ini membuat peredaran darah menjadi tidak lancar. Lantas, bagaimana cara mengatasi kolesterol tinggi setelah mengonsumsi daging?

    Menurunkan kadar kolesterol setelah mengonsumsi daging dapat dilakukan dengan berbagai cara. Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan kadar kolesterol:

    ADVERTISEMENT

    Hindari konsumsi lemak jenuh dan lemak trans untuk sementara waktu

    Dilansir dari Harvard Health Publishing, lemak sayur dapat digunakan sebagai pengganti lemak jenuh. Selain lemak sayur, beberapa makanan yang mengandung lemak tak jenuh juga bisa mengganti lemak jenuh. Makanan tersebut, antara lain minyak ikan, kacang, dan sayuran. Konsumsi makanan tersebut harus dibarengi dengan pengurangan konsumsi makanan berlemak jenuh.

    Perbanyak konsumsi serat

    Serat yang terkandung dalam makanan, sebagaimana dilansir dari Harvard Health Publishing, dapat menurunkan kadar kolesterol. Beberapa makanan berserat yang dapat dikonsumsi, antara lain buah-buahan dan oatmeal.

    Kurangi konsumsi gula

    Dilansir dari Healthline, tingginya kadar kolesterol tidak hanya dipengaruhi oleh konsumsi lemak jenuh dan lemak trans. Konsumsi gula juga bisa membuat kadar kolesterol tinggi. Yayasan Jantung Amerika merekomendasikan konsumsi gula untuk anak-anak dan wanita sebanyak 25 grams gula sehari. Sementara itu, untuk pria, kadar gula yang direkomendasikan adalah 37,5 grams per hai

    Minum teh hijau

    Teh hijau merupakan minuman yang terkenal memiliki banyak khasiat bagi kesehatan. Salah satu manfaat dari teh hijau adalah menurunkan kolesterol. Dilansir dari American Journal of Clinical Nutrition, mengonsumsi teh hijau setiap hari selama dua minggu mampu menurunkan kadar kolesterol hingga 7 mg/dl. 

    BANGKIT ADHI WIGUNA

    Baca juga: Sebab dan Cara Atasi Kolesterol Naik saat #dirumahaja


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?