Tampilan dan Isi Surat Lamaran Kerja yang Bikin HRD Tertarik

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi surat lamaran kerja/resume. Shutterstock

    Ilustrasi surat lamaran kerja/resume. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Surat lamaran kerja adalah surat formal atau resmi yang dibuat oleh orang yang sedang mencari atau membutuhkan pekerjaan. Surat ini ditujukan kepada pimpinan perusahaan atau bagian personalia.

    Jika kamu mampu membuat surat lamaran kerja yang menarik perhatian bagian Human Resource Departement atau HRD, maka itu satu langkah maju mendekati peluang kerja incaran. Surat lamaran kerjamu berhasil mengalahkan puluhan bahkan mungkin ratusan surat pelamar lainnya.

    Dalam membuat surat lamaran kerja, penting juga menambahkan ide-ide kreatif agar menarik perhatian personalia. Sekarang, simak jurus membuat surat lamaran kerja yang dilirik oleh HRD:

    • Informasi pribadi
      Tuliskan informasi pribadi dengan detail di bagian atas surat lamaran, bisa di bagian tengah atau rata kiri. Lalu tulis nama. Sebaiknya nama lengkap atau kamu lebih percaya diri dengan nickname di media sosial. Tulis juga alamat email dan nomor telepon yang saat ini digunakan.

      Tambahkan tautan Linkedin atau portofolio. Bisa juga dalam bentuk barcode. Di bawahnya, tuliskan nama depan dan nama belakang HRD atau personalia atau departemen terkait.

    • Informasi perusahaan yang dituju
      Cantumkan alamat perusahaan, nomor telepon perusahaan, dan alamat email manajer perekrutan. Jika menyampaikan surat lamaran kepada orang tertentu, maka tuliskan namanya. Sapaan seperti, "Kepada yang Terhormat" dan "Dear Sir atau Madam" sudah kuno. Cari identitas spesifik dari lembaga atau orang yang dituju. Bila tidak menemukannya, kamu bisa menulis misalkan, "Departemen Pemasaran yang Terhormat".

    • Paragraf pembuka
      Buka paragraf pertama dengan jelas dan terarah. Mulai dari pengantar yang informatif dan langsung memasukkan detail dalam satu atau dua kalimat pertama. Informasi yang utama adalah posisi pekerjaan, nama perusahaan, cara menemukan lowongan tersebut, dan niat melamar di perusahaan tersebut. Empat hal ini menunjukkan keseriusan pelamar. Jangan membuka surat lamaran kerja dengan pengantar yang generik dan langsung menyampaikan harapan mendapat tanggapan.

    • Badan surat lamaran
      Buat 'sesi' perkenalan yang menarik dalam surat lamaran kerja. Ceritakan sedikit kepribadian, semangat, dan prestasi. Promosikan dirimu dengan cara yang elegan dan relevan dengan pekerjaan yang dilamar. Jika perlu, buat argumentasi yang dapat meyakinkan mereka bahwa kamu merupakan orang yang tepat untuk pekerjaan tersebut.

      Penjabaran ini membuat pembaca surat lamaran kerjamu lebih berbobot dan memberikan gambaran utuh tentang kamu. Yang jelas, penting bagi pembaca untuk mengetahui bahwa kamulah orang yang dapat memenuhi kebutuhan dan syarat yang ditetapkan dalam deskripsi pekerjaan. Kamu layak dipertimbangkan.

    • Tuliskan pengalaman
      Jika belum punya pengalaman kerja, kamu bisa menuliskan prestasi akademik seperti gelar, IPK, tugas kuliah dengan nilai terbaik, hingga beasiswa yang kamu peroleh. Kamu bisa juga mencantumkan kegiatan di luar perkuliahan, pekerjaan paruh waktu, atau terlibat dalam kegiatan relawan, organisasi mahasiswa, klub, dan lainnya.

    • Penutup
      Dalam bagian penutup surat lamaran kerja, kamu bisa menuliskan motivasi diri dan menetapkan tujuan dalam jangka pendek dan jangka panjang. Akhiri dengan kalimat penutup yang ringkas dan langsung. Sampaikan terima kasih dan sampaikan harapan untuk mendapatkan respons baik dari perekrut.

    NATHASYA ESTRELLA | RESUMEGENIUS | YOUTHCENTRAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.