Tidak Jelas dan Sulit Dirasakan, Waspadai Gejala Covid-19 pada Ibu Hamil Ini

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ibu hamil melakukan prenatal yoga. Freepik.com/Senivpetro

    Ilustrasi ibu hamil melakukan prenatal yoga. Freepik.com/Senivpetro

    TEMPO.CO, Jakarta - Covid-19 memiliki gejala yang berbeda-beda pada setiap orang. Pada orang dengan penyakit bawaan, gejala Covid-19 biasanya lebih berat. Hal yang sama juga berlaku untuk orang lanjut usia. Sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, pasien Covid-19 dengan gejala berat bahkan meninggal didominasi oleh orang dengan penyakit bawaan dan orang lanjut usia.

    Namun, untuk beberapa orang, gejala Covid-19 justru ringan dan sangat sulit dirasakan. Bahkan, ada juga sekelompok orang yang tidak merasakan gejala apa pun. Salah satu populasi orang penderita Covid-19 yang gejalanya sulit dirasakan adalah ibu hamil.

    Dilansir dari fk.ui.ac.id, Dwiana Ocviyanti dari Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengungkapkan bahwa gejala Covid-19 pada ibu hamil hanya berkisar di antara gejala ringan dan sedang. Beberapa gejala tersebut, antara lain nyeri otot, sakit tenggorokan, batuk sedikit, meriang, atau lesu.

    Beberapa gejala tersebut cenderung mirip dengan gejala yang dirasakan ibu hamil pada umumnya. Karena itu, penting untuk mewaspadai berbagai gejala tersebut. “Gejalanya sangat-sangat tidak jelas, Itu saja dia dua hari sebelumnya sudah bisa menularkan Covid,” ungkap Dwiana sebagaimana dikutip Tempo dari fk.ui.ac.id, 3 Agustus 2021.

    Selain bersifat umum, gejala Covid-19 pada ibu hamil juga bervariasi. Gejala paling umum adalah demam, sementara gejala paling langka adalah diare. Dilansir dari fk.ui.ac.id, berikut adalah persentase tingkat keumuman gejala Covid-19 pada ibu hamil:

    1. Demam: 68 persen
    2. Batuk: 34 persen
    3. Malaise: 13 persen
    4. Sesak napas (dyspnea): 12 persen
    5. Nyeri otot (mialgia): 10 persen
    6. Nyeri tenggorokan: 7 persen
    7. Diare: 6 persen.

    Selain rentan mengalami gejala yang sulit dideteksi, ibu hamil juga rentan tertular Covid-19 sebagaimana populasi lain. Bahkan, Dwiana mengungkapkan bahwa ibu hamil memiliki risiko gejala berat yang lebih tinggi. Risiko tersebut akan semakin tinggi apabila ibu hamil memiliki komorbid.

    “Ibu hamil dengan komorbiditas juga memiliki risiko lebih tinggi untuk terjadinya penyakit berat, peningkatan morbiditas, dan mortalitas dibandingkan dengan populasi umum,” ujar Dwiana.

    Salah satu penyakit bawaan yang perlu diwaspadai ibu hamil adalah anemia. Dilansir dari fk.ui.ac.id, anemia diderita oleh 50 persen ibu hamil. Selain itu, anemia juga meningkatkan risiko gejala berat pada ibu hamil. Karena itu, gejala Covid-19 pada ibu hamil perlu mendapat perhatian lebih.

    BANGKIT ADHI WIGUNA 

    Baca juga: 5 Tanda COVID-19 pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.