Dua Teknik Hidroponik yang Mudah bagi Pemula

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas merawat tanaman hidroponik yang ditanam di kawasan atap Masjid Jami Attaqwa, Sunter Muara, Jakarta Utara, Kamis, 15 April 2021. Tanaman yang ditanam berupa pakcoy, sawi dan selada.TEMPO/Muhammad Hidayat

    Petugas merawat tanaman hidroponik yang ditanam di kawasan atap Masjid Jami Attaqwa, Sunter Muara, Jakarta Utara, Kamis, 15 April 2021. Tanaman yang ditanam berupa pakcoy, sawi dan selada.TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, JakartaTren menanam dengan metode hidroponik terus berkembang. Hidroponik merupakan metode penanaman tanpa menggunakan media dari tanah.

     

    Cara menanam ini menjadi sangat efektif bagi orang-orang yang tidak memiliki lahan. Kehadirannya pun membuat orang-orang kian senang bercocok tanam.

     

    Mengutip dari Cybertex Pertanian, ada dua teknik yang mudah digunakan untuk memulai menanam dengan hidroponik. Namun perlu diperhatikan bahwa pemberian nutrisi, intensitas cahaya, dan suhu tanaman pada cara ini harus tepat.

    NFT (Nutrient Film Technique)

    Teknik ini merupakan cara paling populer dan digunakan oleh banyak orang untuk memulai menanam dengan metode hidroponik.

     

    Cara Menanam:

    1. Siapkan beberapa pipa atau talang dan pompa;
    2. Lubangi pipa sesuai dengan panjangnya;
    3. Pastikan jarak satu lubang dan lubang yang lain sama;
    4. Susun pipa atau talang yang dipersiapkan untuk menjadi tempat menanam tanaman;
    5. Siapkan penampung pada ujung pipa yang lebih rendah;
    6. Pasang pompa untuk mengalirkan air nutrisi agar alirannya maksimal;
    7. Cara ini memiliki konsep dasar menanam akar tanaman tumbuh pada bagian lapisan nutrisi yang tidak dalam dan menjaga sirkulasinya agar tanaman tetap mendapat nutrisi, oksigen, serta air secara baik dan tercukupi.

    Wick System

    Teknik ini tidak kalah terkenal dengan cara pertama. Cara ini disukai karena pembuatannya yang mudah serta bahan-bahan yang mudah didapatkan serta murah, bahkan bisa menggunakan barang bekas.

     

    Alat-alat yang Disiapkan:

    1. Botol air mineral;
    2. Alat pemotong;
    3. Sumbu kompor atau kain flannel;
    4. Alat untuk melubangi, bisa berupa solder atau paku;
    5. Air nutrisi

     

    Cara Membuat:

    1. Potong botol bekas menjadi 2 bagian;
    2. Lubangi tutup botol;
    3. Gabungkan ke dua bagian botol;
    4. Caranya adalah dengan membalik bagian moncong botol menghadap ke bawah;
    5. Pasang sumbu kompor atau kain flanel pada lubang di tutup botol, pastikan sumbu atau kain bisa menyerap air nutrisi;
    6. Tanam bibit tanaman pada bagian atas botol dengan tanah secukupnya;
    7. Isi bagian botol bawah dengan air nutrisi

     

    Metode hidroponik banyak diminati karena memiliki berbagai kelebihan. Mengutip dari Buku Pintar Hidroponik, kelebihan ini di antaranya lebih bersih karena tidak menggunakan tanah dan lebih sehat lantaran tidak memerlukan pestisida

     

    WINDA OKTAVIA

    Baca juga:

    Cerita 4 Milenial Bikin Budidaya Sayuran Hidroponik Kaju Farm di Makassar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.