Olahraga yang Aman Dilakukan Saat Pandemi Covid-19, Coba Latihan Anaerobik

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manfaat push up dapat dicapai setelah melakukannya selama rutin dalam beberapa pekan. (Pexels/ Ivan Samkov)

    Manfaat push up dapat dicapai setelah melakukannya selama rutin dalam beberapa pekan. (Pexels/ Ivan Samkov)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pandemi Covid-19, bagi sebagian orang tak terlalu bergiat berolahraga karena berdiam di rumah, nyaris tanpa kegiatan menguras energi. Ada beberapa jenis olahraga yang bisa Anda lakukan saat pandemi Covid-19. Berikut adalah daftar olahraga selama pandemi yang dilansir dari laman itjen.kemdikbud.go.id.

    Latihan Anaerobik
    Latihan anerobik merupakan latihan fisik intensif dengan durasi yang pendek. Latihan ini butuh energi yang besar, meski begitu latihan anaerobik hanya melibatkan beberapa kelompok otot.

    Contoh latihan anaerobik yang bisa Anda lakukan adalah wall push up, yaitu push up dengan tumpuan dinding untuk melatih otot lengan. Selain itu, push up, squat (jongkok-berdiri), angkat beban, dan sit up juga bisa Anda lakukan.

    Dilansir dari laman p2ptm.kemkes.go.id, latihan anaerobik memiliki beberapa manfaat. Selain bisa meningkatkan daya tahan tubuh, latihan anaerobik bisa membuat Anda tidak mudah lelah dan meningkatkan kebugaran tubuh.

    Latihan Aerobik atau Kardio
    Latihan ini disebut juga latihan kardiorespirasi karena melatih paru dan jantung. Latihan aerobik melibatkan banyak kelompok otot dan dilakukan terus menerus secara ritmik (berirama).

    Selain itu, latihan aerobik juga memiliki manfaat lainnya. Manfaatnya adalah meningkatkan kesehatan tubuh, menurunkan kolesterol darah, dan menurunkan berat badan.

    Latihan ini bisa Anda lakukan di rumah dengan memanfaatkan perabotan sekitar. Contohnya adalah senam aerobik, loncat tali, sepeda statis, treadmill, menari, dan naik turun tangga di dalam rumah 2-3 kali sehari selama 10-15 menit.

    Yoga
    Anda juga bisa melakukan yoga. Yoga dapat Anda lakukan di rumah, sehingga lebih aman dan tidak membahayakan diri Anda. Olahraga di rumah selama pandemi Covid-19 juga tidak memerlukan masker. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak menyarankan penggunaan masker saat berolahraga, terutama olahraga berat. Jika ingin berolahraga bersama, lakukan dengan jumlah orang seminimal mungkin di ruang terbuka, dan semua anggota telah melakukan vaksinasi.

    AMELIA RAHIMA SARI 

    Baca: Bedanya Manfaat Olahraga Anaerobik dan Aerobik, Ini Kata Ahli


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.