5 Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak hipertensi/tekanan darah tinggi. Shutterstock.com

    Ilustrasi anak hipertensi/tekanan darah tinggi. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Tekanan darah normal pada umumnya berkisar pada angka 120/80 mm Hg. Seseorang dikategorikan memiliki tekanan darah tinggi jika sudah mencapai 130/80 mm Hg ke atas. Gaya hidup yang sehat dapat membantu Anda menurunkan tekanan darah tanpa bantuan obat-obatan.

    Berikut lima cara menurunkan tekanan darah tinggi:

    1. Berolahraga secara rutin

    Ketika anda berolahraga, jantung Anda berdetak lebih cepat, begitu pula napas Anda. Ketika hal ini menjadi suatu kebiasaan, jantung Anda menjadi lebih kuat dan dapat memompa darah dengan lebih mudah. Berolahraga secara rutin dapat mengurangi tekanan yang ada pada arteri sehingga menurunkan tekanan darah Anda.

    Berolahraga dapat menurunkan berat badan. Dikutip dari laman Mayo Clinic, mengurangi berat badan adalah salah satu gaya hidup paling efektif untuk mengontrol tekanan darah. Memiliki berat badan yang tidak sehat dapat mempersulit pernapasan Anda dan hal tersebut berpotensi menaikkan tekanan darah.

    Aktivitas olahraga ringan yang dapat Anda lakukan antara lain bersepeda, berenang, berjalan, jogging, melakukan pekerjaan rumah.

    2. Makan makanan bergizi

    Menekan konsumsi gula dan karbohidrat dapat membantu Anda mengurangi berat badan dan menurunkan tekanan darah. Selain itu, mengonsumsi buah, sayur, dan produk susu rendah lemak dapat mengurangi tekanan darah hingga 11 mm Hg.

    Meningkatkan jumlah konsumsi makanan yang mengandung kalium dapat menjadi alternatif yang baik. Kalium dapat menurunkan efek sodium pada tekanan darah. Kalium yang terkandung dalam buah dan sayur lebih baik ketimbang yang ada pada suplemen.

    Mengurangi konsumsi sodium juga dapat mengurangi tekanan darah hingga 5 -6 mm Hg. Cara mengurangi konsumsi sodium dapat dilakukan dengan cara membaca komposisi makanan pada label, mengurangi konsumsi makanan olahan, dan mengurangi garam pada masakan.

    3. Berhenti merokok

    Jika Anda merupakan perokok aktif, Anda dapat mempertimbangkan untuk berhenti. Pada umumnya, berhenti merokok akan mempengaruhi kesehatan Anda secara keseluruhan. Zat kimia dalam tembakau dapat meningkatkan tekanan darah akibat rusaknya dinding pembuluh darah, peradangan, dan penyempitan arteri. Arteri yang mengeras dapat meningkatkan tekanan darah.

    4. Menghindari stress

    Menghindari stres memerlukan usaha yang lebih, mengingat orang-orang pada umumnya hidup dalam lingkungan yang dinamis. Berita, tuntutan pekerjaan, hingga keadaan finansial dapat mempengaruhi emosi Anda.

    Luangkan waktu Anda untuk mengetahui sumber-sumber yang dapat membuat Anda stres. Ketika Anda sudah mendapat jawabannya, pertimbangkan cara bagaimana Anda dapat mengurangi perasaan stres tersebut. Menyalurkan perasaan Anda melalui hobi, fokus pada keadaan yang dapat Anda kontrol, mengubah ekspektasi, dan menghindari hal-hal yang dapat berdampak buruk pada emosi Anda adalah beberapa cara untuk menghindari stres.

    5. Istirahat cukup

    Tekanan darah pada umumnya menurun ketika Anda sedang tertidur. Jika Anda tidak memiliki waktu tidur yang cukup, hal tersebut dapat mempengaruhi tekanan darah Anda.

    Bagi beberapa orang, tidur bukanlah sesuatu yang mudah. Ada beberapa cara untuk membantu Anda mendapatkan tidur yang cukup menurut laman Healthline. Pertama, susun jadwal tidur Anda. Kedua, habiskan waktu Anda sebelum tidur di malam hari untuk bersantai. Ketiga, berolahraga secara rutin di siang hari. Keempat, hindari tidur siang agar malamnya Anda dapat tertidur pulas.

    Darah tinggi dapat menyebabkan kematian mendadak. Orang yang menderita darah tinggi kerap tidak menunjukkan gejala apapun. Menjaga pola hidup yang sehat dapat mengurangi risiko mengalami darah tinggi. 

    DINA OKTAFERIA

    Baca juga: Cara Alami Turunkan Tekanan Darah Tinggi 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rachel Vennya Diduga Tak Menyelesaikan Masa Karantina Usai Pulang dari AS

    Rachel Vennya diduga tak menyelesaikan masa karantina yang semestinya ia lalui sepulang dari Amerika Serikat. Dugaan datang dari unggahan Instagram.