Penyebab dan Tips Menghindari Gendang Telinga Berlubang

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita dengan gangguan telinga. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita dengan gangguan telinga. shutterstock.com

    TEMPO.CO, JakartaGendang telinga atau membran timpani adalah lapisan jaringan ikat tipis. Bagian penting dalam telinga ini dapat pecah atau berlubang. Kondisi ini biasanya merupakan gejala atau komplikasi dari penyakit lain.

     

    Gendang telinga merupakan pembatas antara telinga tengah dan telinga luar. Fungsi dari gendang telinga di antaranya adalah untuk mencegah infeksi dari luar, menangkap gelombang suara, dan menghantarkannya ke telinga bagian tengah dan dalam agar seseorang bisa mendengar dengan baik.

     

    Gendang telinga yang berlubang bisa membuat pendengaran terganggu. Meski dapat sembuh dengan sendirinya dalam beberapa pekan atau bulan, namun pada beberapa kasus tetap memerlukan penanganan medis berupa penambalan atau operasi telinga. 

    Penyebab Gendang Telinga Berlubang 

    Melansir dari laman nhs.uk, gendang telinga berlubang disebabkan oleh beberapa faktor seperti berikut:

     

    Infeksi telinga

    Infeksi telinga tengah merupakan penyebab utama terjadinya gendang telinga berlubang, terutama pada anak-anak. Melansir dari laman rskariadi.co.id, kondisi ini biasanya didahului dengan infeksi saluran nafas atas, berlanjut ke tuba Eustachii, sehingga terjadi peradangan pada telinga tengah. Hal ini menyebabkan membran timpani menegang dan kemudian pecah, yang ditandai dengan keluarnya cairan dari liang telinga.

     

    Perubahan tekanan

    Kondisi tertentu dapat menyebabkan perubahan tekanan mendadak di dalam telinga. Hal ini dapat terjadi ketika menyelam dalam air atau terbang.

     

    Cedera atau trauma

    Cedera juga dapat menyeabkan gendang telinga pecah. Setiap jenis trauma, seperti tamparan pada telinga atau cedera kepala dapat menyebabkan pecah atau robeknya gendang telinga. 

    Contoh lainnya adalah ketika membersihkan telinga. Hal itu pun dapat berpotensi merusak gendang telinga.

     

    Suara keras

    Suara keras yang tiba-tiba, seperti ledakan atau tembakan, juga dapat menyebabkan gendang telinga pecah. Kondisi ini disebut dengan acoustic trauma.

    Menghindari Kerusakan Pada Gendang Telinga

    Melansir dari laman nhs.uk, berikut ini adalah tips yang dapat membantu menghindari kerusakan pada gendang telinga, yakni

    • Temui dokter umum untuk pengobatan jika memiliki gejala infeksi telinga selama lebih dari 2 atau 3 hari.
    • Jangan mendorong apa pun jauh ke dalam telinga, termasuk jari tangan.
    • Saat terbang, cobalah menelan, menguap, mengunyah permen karet atau mengisap permen manis saat lepas landas dan mendarat.
    • Kenakan pelindung telinga yang sesuai jika sering terkena suara keras.

    M. RIZQI AKBAR

    Baca juga:

    5 Tips Menjaga Kesehatan Telinga


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rachel Vennya Diduga Tak Menyelesaikan Masa Karantina Usai Pulang dari AS

    Rachel Vennya diduga tak menyelesaikan masa karantina yang semestinya ia lalui sepulang dari Amerika Serikat. Dugaan datang dari unggahan Instagram.