Konsumsi Jahe Berlebih Bisa Timbulkan efek Heartburn

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Air Jahe atau Air Guraka. shutterstock.com

    Ilustrasi Air Jahe atau Air Guraka. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Jahe merupakan tanaman herbal kaya khasiat. Jahe terbukti ampuh untuk meningkatkan stamina tubuh dan mencegah berbagai penyakit. Terlebih lagi, di tengah merebaknya virus corona yang belum usai, budaya konsumsi jahe semakin meningkat di tengah-tengah masyarakat.

    Jahe memang biasa dikonsumsi oleh masyarakat dalam minuman, suplemen, atau penyedap makanan. Manfaat jahe untuk mencegah infeksi virus-virus berbahaya membuat orang ingin mengonsumsi tanaman satu ini secara terus-menerus.  

    Namun, dikutip dari jurnal.unsyiah.ac.id, ternyata konsumsi jahe secara berlebihan justru tidak baik untuk kesehatan tubuh. Selain itu, bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu dan mengonsumsi obat-obatan khusus, maka jahe tidak boleh dikonsumsi secara sembarangan.

    Adapun efek samping dari seringnya mengosumsi jahe secara berlebihan adalah sebagai berikut :

    1. Diare
    Jahe dapat mengurangi masalah perut seperti mual dan muntah dengan mempercepat pergerakan makanan melalui saluran usus. Bahan aktif yang terkandung dalam jahe dan mempunyai nama gingerol dapat mempercepat perjalanan makanan menuju tinja melalui usus. Inilah alasan mengapa mengonsumsi terlalu banyak jahe dapat menyebabkan diare. Diare dapat terjadi ketika tinja bergerak terlalu cepat melalui saluran pencernaan.

    2. Menurunkan gula darah
    Mengonsumsinya jahe secara berlebihan dapat menurunkan gula darah secara drastis dan menimbulkan serangkaian efek samping. Beberapa contoh efek samping yang ditimbulkan akibat gula darah yang terlalu rendah adalah dapat menyebabkan lemas, pusing atau sakit kepala.

    3. Sebabkan iritasi mulut
    Konsumsi jahe secara berlebihan akan menyebabkan sindrom alergi mulut. Hal itu akan menimbulkan rasa gatal dan tidak menyenangkan di area sekitar mulut. Bila dalam tahap yang parah, maka alergi tersebut dapat memunculkan adanya pembengkakan mulut.

    4. Picu pendarahan
    Tanaman jahe bisa merangsang sirkulasi serta dapat meningkatkan aliran darah pada tubuh sambil mencegah adanya pembekuan darah. Bagi orang yang memiliki kondisi kelainan darah atau sedang mengonsumsi obat yang memperlambat pembekuan darah, maka jahe dapat meningkatkan risiko pendarahan.

    5. Sebabkan heartburn
    Jahe bila dikonsumsi dalam dosis yang tinggi (sekitar lebih dari 4 gram per hari) berpotensi menimbulkan penyakit heartburn. Heartburn itu munculnya rasa panas dan terbakar di area sekitar dada dan tenggorokan. Kondisi ini terjadi karena asam lambung pada tubuh kembali naik ke kerongkongan.

    PRIMNADA ANDI AKBAR 

    Baca: 6 Manfaat Sehat Minum Teh Jahe Meredakan Mual hingga Menurunkan Kolesterol


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rachel Vennya Diduga Tak Menyelesaikan Masa Karantina Usai Pulang dari AS

    Rachel Vennya diduga tak menyelesaikan masa karantina yang semestinya ia lalui sepulang dari Amerika Serikat. Dugaan datang dari unggahan Instagram.