Apakah Stiker Buah Bisa Dimakan? Simak Penjelasan Berikut

Reporter

Editor

Nurhadi

Buah di dalam supermarket di London, Inggris, 7 Agustus 2019. [REUTERS / Henry Nicholls]

TEMPO.CO, Jakarta - Stiker yang menempel di buah dipercaya bisa dimakan. Banyak obrolan yang berseliweran internet terkait kebenaran hal tersebut. Sebab, stiker buah memang umum ditemui menempel di buah ketika membelinya. Bagaimana kebenaran hal tersebut?

Melansir encyclopedia.com, stiker buah sebenarnya memang boleh dikonsumsi. Namun, sekalipun boleh dikonsumsi, melepas stiker buah sebelumnya mengonsumsinya lebih baik daripada mengonsumsinya langsung bersama buah. Beberapa riset yang menunjukkan bahwa stiker buah dapat dikonsumsi tidak berarti bahwa stiker buah bisa dikonsumsi begitu saja.

Dilansir dari fda.gov, riset dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat atau FDA memang mengungkapkan bahwa stiker buah memang dapat dikonsumsi. Namun, FDA tidak menyebutkan jenis-jenis stiker buah yang bisa dan tidak bisa dikonsumsi. Dilansir dari snopes.com, beberapa stiker buah mengandung racun yang membuatnya tidak bisa dikonsumsi. Karena itu, lebih baik apabila stiker buah dilepaskan terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya.

Dalam merespons masalah tersebut, sebagaimana dilansir dari encyclopedia.com, FDA tidak memberikan izin kepada beberapa perusahaan untuk menempelkan stiker ke buah-buah yang mereka jual. Padahal, seperti dilansir dari rmhp.org, stiker buah berguna untuk memindai buah guna mendapatkan beberapa informasi terkait buah, seperti harga atau distributor buah.

Guna mengatasi masalah tersebut, beberapa distributor buah-buahan menggunakan sebuah alat untuk menempelkan stiker buah yang langsung melekat dengan kulit buah. Label yang langsung menempel pada kulit tersebut mengurangi risiko yang mungkin akan diterima oleh konsumen.

BANGKIT ADHI WIGUNA

Baca juga: Pakar Ungkap Cara Makan Buah yang Tepat






4 Trik Menjaga Kesegaran Buah Lebih Lama

9 hari lalu

4 Trik Menjaga Kesegaran Buah Lebih Lama

Buah gampang membusuk, jadi agar tidak boros, ikuti empat trik menyimpan buah agar kesegarannya bertahan lebih lama.


Studi: Pola Pikir Konspirasi Musuh Besar Vaksinasi Covid-19

9 hari lalu

Studi: Pola Pikir Konspirasi Musuh Besar Vaksinasi Covid-19

Orang yang percaya Covid-19 adalah hoax memiliki kecenderungan percaya segala teori konspirasi. Mereka meyakiniya sekalipun tidak ada bukti kuatnya.


Bukan Etilen Glikol tapi Benzonatate yang Sedang Dicemaskan di Amerika

9 hari lalu

Bukan Etilen Glikol tapi Benzonatate yang Sedang Dicemaskan di Amerika

Hampir 5.000 kasus keracunan benzonatate sudah dilaporkan 2010-2018. Seperti etilen glikol, bahan kimia ini ada pada sirup obat, tepatnya obat batuk.


Buah Leci Banyak Nutrisi dan Manfaatnya untuk Kesehatan

9 hari lalu

Buah Leci Banyak Nutrisi dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Buah leci mengandung banyak vitamin C


Seberapa Aman Bantal Pembentuk Kepala untuk Bayi? Ini Kata Ahli

9 hari lalu

Seberapa Aman Bantal Pembentuk Kepala untuk Bayi? Ini Kata Ahli

Para orang tua diingatkan untuk tidak menggunakan bantal pembentuk kepala untuk bayi.


5 Buah untuk Bantu Meningkatkan Kualitas Tidur Menurut Studi

20 hari lalu

5 Buah untuk Bantu Meningkatkan Kualitas Tidur Menurut Studi

Makan buah di malam hari dapat membantu Anda tidur nyenyak, tapi jangan terlalu banyak


Waktu Terbaik Minum Jus dan Makan Buah Menurut Ahli

31 hari lalu

Waktu Terbaik Minum Jus dan Makan Buah Menurut Ahli

Banyak orang yang senang makan buah di pagi hari dan malam hari. Kapan waktu yang terbaik?


Makanan Kaya Antioksidan Penangkal Polusi yang Merusak Kesehatan dan Kecantikan

31 hari lalu

Makanan Kaya Antioksidan Penangkal Polusi yang Merusak Kesehatan dan Kecantikan

Dokter spesialis gizi menyebut beberapa makanan kaya antioksidan yang perlu dikonsumsi setiap hari untuk menangkal efek buruk polusi.


4 Fakta di Balik Gagal Ginjal Akut: Asal-muasal hingga Obat Penawar

33 hari lalu

4 Fakta di Balik Gagal Ginjal Akut: Asal-muasal hingga Obat Penawar

Data Kemenkes mencatat bahwa per Minggu, 23 Oktober 2022, kasus gagal ginjal akut mencapai 245 dengan tingkat kematian mencapai 57,6%.


Begini FDA Larang Senyawa Etilen Glikol dan DEG di Campuran Obat Sirup Sejak 1938

34 hari lalu

Begini FDA Larang Senyawa Etilen Glikol dan DEG di Campuran Obat Sirup Sejak 1938

Menurut WHO, dietilen glikol (DEG) dan etilen glikol (EG) beracun bagi manusia jika dikonsumsi dan bisa berakibat fatal.