Mengenal Sakit Heartburn, Apa Penyebab dan Bagaimana Gejalanya?

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita memegangi atau sakit tenggorokan. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita memegangi atau sakit tenggorokan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, JakartaHeartburn adalah perasaan sakit di dada dan tenggorokan akibat dari asam klorida yang mengenai kerongkongan. Asam klorida sendiri adalah cairan yang dihasilkan oleh lambung untuk membantu melancarkan proses pencernaan.

    Dilansir medlineplus.gov, heartburn disebut juga gangguan pencernaan asam. Perasaan dimana Anda merasa dada dan tenggorokan Anda terasa terbakar hingga menyakitkan. Ini disebabkan oleh kembalinya asam lambung ke kerongkongan Anda. 

    Untuk mencerna makanan, lambung menghasilkan asam klorida. Namun adanya lapisan lendir pada lambung melindunginya dari asam klorida, sedangkan kerongkongan tidak memilikinya. Hasilnya, Anda akan merasakan terbakar di area dekat jantung ketika makanan dan asam lambung dimuntahkan kembali ke kerongkongan. Perasaan terbakar inilah yang dikenal sebagai heartburn.

    Dilansir www.mayoclinic.org perasaan sakit yang membakar dada setelah makan bisa jadi pada malam hari, dan ketika berbaring atau membungkuk timbul nyeri yang memburuk, serta mulut yang terasa pahit atau asam adalah gejala heartburn.

    Selanjutnya, bila Anda masih merasakan heartburn lebih dari dua kali dalam seminggu, sudah mengonsumsi obat namun gejala masih dialami, sulit menelan, mual atau muntah terus-menerus, berat badan yang turun karena kesulitan makan atau Anda tidak nafsu makan, maka sebaiknya Anda segera membuat janji temu dengan dokter. 

    Dilansir dari aboutgerd.org, lambung dapat mengahasilkan asam klorida untuk membantu pencernaan. Namun saat asam klorida keluar kembali dari lambung ke kerongkongan (gastroesophageal reflux) akan terjadi iritasi karena tidak terlindungi. Biasanya, kita tidar sadar akan hal ini dikarenakan perut dirancang dapat menahan asam tersebut.

    Stres atau emosi yang kuat juga dapat memengaruhi heartburn. Untuk menghindari heartburn Anda dapat melakukan hal ini sebagai solusi, di antaranya:

    1. Sebaiknya makan malam lebih awal agar makanan dapat dicerna sebelum tidur. 

    2. Untuk makan malam usahakan makan makanan yang lebih ringan. 

    3. Tetap duduk beberapa saat setelah makan jika memungkinkan.

    4. Lakukan diet sehat serta konsumsi obat-obatan. 

    5. Hindari makanan seperti lemak, bawang, cokelat, dan alkohol yang dapat merangsang produksi asam lambung sehingga memicu timbulnya heartburn.

    PUSPITA AMANDA SARI

    Baca: Konsumsi Jahe Berlebih Bisa Timbulkan Efek Heartburn


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rachel Vennya Diduga Tak Menyelesaikan Masa Karantina Usai Pulang dari AS

    Rachel Vennya diduga tak menyelesaikan masa karantina yang semestinya ia lalui sepulang dari Amerika Serikat. Dugaan datang dari unggahan Instagram.