Tips Membedakan Lupa karena Pikun, Teledor, atau Kelelahan

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Ilustrasi wanita berpikir. Unsplash.com/Chalis 007

TEMPO.CO, Jakarta - Orang bilang lupa itu biasa. Tetapi jangan menganggap remeh kalau terbiasa lupa. Lupa termasuk penyakit yang jika dibiarkan akan semakin parah dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Ada banyak sebab lupa. Bisa karena teledor atau kurang fokus, kelelahan, atau pikun. Dari tiga sebab lupa ini, setiap orang sejatinya bisa mengidentifikasinya. Setelah mengetahui penyebabnya, maka lakukan berbagai upaya pencegahan agar tidak kian menjadi.

Direktur Eksekutif Alzheimer Indonesia atau ALZI, Michael Dirk R. Maitimoe berbagi tips membedakan lupa karena kelelahan atau pikun. "Lupa karena otak kita terlalu berat bekerja itu berbeda dengan karena pikun," kata Michael dalam jumpan pers daring berjudul "Kenali Demensia Alzheimer dan Pentingnya Deteksi Dini" pada Jumat, 24 September 2021.

Lupa karena otak yang overloaded, menurut dia, bisa disebabkan terlalu banyak mengerjakan tugas dalam satu waktu alias multitasking. Kondisi ini membuat seseorang tidak fokus dan tidak menyadari apa yang dia lakukan. Lupa dengan sebab ini mudah untuk pulih.

"Kondisi ini tidak apa-apa. Hanya otak sedang lelah," ujarnya. Cara memulihkannya, rehat atau ambil jeda sejenak untuk menenangkan diri. Jika sudah agak rileks, orang tersebut dapat kembali beraktivitas seperti biasa dan ingat lagi hal-hal yang sebelumnya terlupa.

Sementara orang yang lupa karena demensia atau pikun umumnya terjadi pada usia di atas 65 tahun. Adapun faktor risiko demensia alzheimer adalah mereka yang berusia 50 tahun ke atas. Apabila demensia terjadi pada orang yang berumur kurang dari 65 tahun, artinya dia mengalami Young Onset Dementia.

Lantas bagaimana membedakan lupa karena pikun (demensia) atau otak yang lelah? Menurut Michael, ketika kondisi lupa sudah mengganggu aktivitas sehari-hari dan membutuhkan bantuan orang lain, itu termasuk demensia.

Ada sepuluh gejala demensia Alzheimer. Jika pendamping atau lansia itu sendiri merasakan gejala tersebut, segera berkonsultasi ke dokter spesialis saraf, psikiatri, atau geriatri

Mengenai lupa karena teledor, aktris Ayu Dyah Pasha menceritakan kalau dia juga pernah mengalami lupa yang termasuk sepele. Misalkan lupa menaruh kacamata, padahal kacamata tersemat di atas kepalanya, dia letakkan di samping tempat tidur, di mobil, dan di dalan tas.

Ada pula saat dia lupa memarkir mobil ketika masuk ke pusat perbelanjaan. Akibatnya, Ayu Dyah Pasha kebingungan sewaktu hendak pulang. Sadar berulang kali lupa, perempuan 57 tahun ini tak tinggal diam.

Dia mencari tahu sebab lupa dan menemukan solusinya. Ketika memarkir mobil di mall misalkan, Ayu Dyah Pasha lupa karena dia tidak memperhatikan situasi di sekeliling lantaran sibuk menelepon. Juga kacamata yang kerap lupa menaruh, itu karena teledor dalam menempatkan barang.

"Artinya, saya harus fokus dan mendisplikan diri," kata Ayu Dyah Pasha. "Kita harus mawas diri karena usia sudah masuk pra-lansia."

Baca juga:
Kiat Menjaga Memori Seiring Pertambahan Usia






Sakit Kepala Berkepanjangan, Awas Gejala Meningitis

14 jam lalu

Sakit Kepala Berkepanjangan, Awas Gejala Meningitis

Dokter berpesan untuk mewaspadai gejala meningitis. Contoh sakit kepala disertai demam yang tidak kunjung membaik dan pasien harus memeriksakan diri.


Perawatan yang Dapat Diberikan pada Penderita Demensia

19 jam lalu

Perawatan yang Dapat Diberikan pada Penderita Demensia

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk merawat pasien demensia. Berikut di antaranya.


Siapa pun Bisa Terserang Demensia, Tak Hanya Lansia

20 jam lalu

Siapa pun Bisa Terserang Demensia, Tak Hanya Lansia

Dokter mengatakan pikun atau demensia tidak hanya menyerang lansia tetapi bisa juga yang masih berusia muda. Kenali gejala dan faktor risiko.


Serba Serbi Meningitis: Penyebab, Gejala dan Proses Pengobatannya

2 hari lalu

Serba Serbi Meningitis: Penyebab, Gejala dan Proses Pengobatannya

Meningitis yang disebabkan virus dan jamur, sama bahayanya. Ketahui penyebab dan gejala serta bagaimana proses pengobatannya.


Demensia dengan Body Lewy: Penyebab, Gejala dan Perawatannya

2 hari lalu

Demensia dengan Body Lewy: Penyebab, Gejala dan Perawatannya

Gejala demensia dengan Body Lewy seperti halusinasi, kebingungan, hingga rasa mengantuk yang berlebih


8 Gejala Seseorang Kekurangan Vitamin B12

3 hari lalu

8 Gejala Seseorang Kekurangan Vitamin B12

Meski mudah didapatkan sumber-sumbernya, namun masih banyak orang yang kekurangan vitamin B12 ini. Kenapa?


Kenali Gejala dan Penanganan Hidrosefalus yang Membahayakan Otak

5 hari lalu

Kenali Gejala dan Penanganan Hidrosefalus yang Membahayakan Otak

Terdapat sejumlah gejala dari hidrosefalus, penumpukan cairan di tengkorak otak, setiap jenjang usia dapat mengalami gejala yang berbeda-beda.


Mengenal Hipokalemia, Ketika Kadar Kalium pada Tubuh Drop

5 hari lalu

Mengenal Hipokalemia, Ketika Kadar Kalium pada Tubuh Drop

Hipokalemia bersifat mengancam jiwa jika kalium berjumlah kurang dari 2,5 mmol/L.


Demensia Vaskular, Jenis Demensia Paling Umum Kedua Setelah Azheimer

7 hari lalu

Demensia Vaskular, Jenis Demensia Paling Umum Kedua Setelah Azheimer

Diperkirakan antara 5 hingga 10 persen orang di atas usia 65 memiliki demensia vaskular.


7 Langkah Mengurangi Risiko Demensia di Usia Muda

8 hari lalu

7 Langkah Mengurangi Risiko Demensia di Usia Muda

Demensia juga dapat dialami oleh orang yang lebih muda yang disebut Young Onset Demensia. Berikut langkah-langkah mengurangi risikonya.