Tahapan yang Perlu Diperhatikan bila Ingin Kredit Rumah

Reporter

Ilustrasi Beli Rumah. alttitle.com

TEMPO.CO, Jakarta - Buat yang berniat membeli rumah, tak ada salahnya menyimak penjelasan berikut. Saat mengajukan pinjaman kepemilikan rumah di bank apapun, seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR/KPA), Kredit Multi Guna (Refinancing), KPR Take Over, dan KPR Top Up, ada skema yang mesti dilalui sebelum pengajuan disetujui bank.

"Apapun jenis pinjamannya, pengajuan kredit ke bank memiliki alur yang sama yaitu terdiri dari lima tahapan," kata pakar properti dan pembiayaan dari Pinhome, Vina Yenastri.

Tahapan pertama yakni BI/SLIK Checking untuk memastikan calon pembeli memenuhi syarat eligibilitas dalam mengajukan KPR dengan syarat melampirkan fotokopi KTP. Pada tahap ini, bank akan memeriksa riwayat kredit Anda di bank, termasuk yang sedang berjalan, sekaligus cicilan yang dimiliki.

"Kalau sudah lolos BI Checking dan enggak ada masalah, seperti penunggakan cicilan, maka kita sudah lolos kriteria awal dari pihak bank. Jadi, slip checking-nya clear," tutur Vina.

Berikutnya, pengumpulan berkas kualifikasi. Pada tahap ini, bank melakukan analisis terhadap kesanggupan calon pembeli yang nantinya memenuhi kewajiban pembayaran KPR. Syarat yang dibutuhkan yakni dokumen pribadi berupa rekening koran, sertifikat properti yang akan dibeli, PBB dan IMB.

Tahap selanjutnya pengumpulan dokumen yang dibutuhkan atau yang diminta oleh bank, mulai dari dokumen pribadi, penghasilan, buku rekening, slip gaji, fotokopi sertifikat properti, serta fotokopi IMB dan PBB.

"Jadi, pastikan ketika akan melampirkan dokumen, tanyakan dokumen yang dibutuhkan ke pihak marketing bank. Lalu, usahakan ketika menyerahkan dokumen, serahkan dalam keadaan lengkap supaya cepat diproses," kata Vina.

Tahap ketiga yaitu appraisal properti. Pihak bank akan melakukan penilaian pada properti untuk mendapatkan nilai plafon yang akan diberikan pada pembeli dengan syarat membayar biaya appraisal sebesar Rp500.000 – Rp1.250.000.

Tahap keempat yakni proses analisa dari bank yang berujung pemberitahuan penolakan atau penerimaan kredit. Mereka juga akan menginformasikan plafon yang diberikan pada pembeli. Bila kredit termasuk syarat dan ketentuannya disetujui, maka akan diarahkan ke akad jual beli.

"Kalau untuk refinancing atau top up, prosesnya dinamakan akad kredit, jadi tidak ada jual beli di dalamnya," ujar Vina.

Sementara jika pengajuan ditolak, calon pembeli dapat mengajukan ke bank lain dengan syarat membayar biaya administrasi, provisi, dan asuransi sebesar 2-5 persen dari plafon yang diberikan.

Tahap terakhir bila pengajuan disetujui yakni akad jual beli yang berupa pemindahtanganan properti dari penjual ke pembeli karena seluruh hak dan kewajiban telah terpenuhi, dengan syarat baik penjual dan pembeli telah memenuhi kewajiban pembayaran pajak.

Dari sisi plus dan minusnya, mengajukan KPR melalui bank dianggap sebuah alternatif dengan nominal cicilan lebih rendah serta adanya pengecekan menyeluruh pada kelengkapan dokumen dan profil pengembang. Di sisi lain, ada pembengkakan biaya cicilan oleh bunga dan tenor yang cukup lama serta diiringi dengan proses pengajuan dan administrasi yang panjang.

Menurut Vina, dalam beberapa kasus, pengajuan kredit bisa berlangsung sekitar satu minggu dan langsung proses akad. Tetapi, ada juga bisa sampai memakan waktu 1-2 bulan karena dokumen tak lengkap atau ada masalah di kartu kredit atau BI Checking.

"Jadi, hal-hal semacam itu bisa bikin prosesnya jadi lebih panjang," jelas Vina.

Baca juga: Tips Aman Beli Rumah, Jangan Tertipu Janji






Taspen Bangun Gedung Tertinggi di RI Senilai Rp 10,6 Triliun Tanpa Biaya Sepeser pun, Begini Ceritanya

1 hari lalu

Taspen Bangun Gedung Tertinggi di RI Senilai Rp 10,6 Triliun Tanpa Biaya Sepeser pun, Begini Ceritanya

PT Taspen (Persero) menggandeng Mitsubishi Estate Co dalam membangun kawasan Green Energy Superblock Oasis Central Sudirman di Jakarta.


Marie Kondo Akui Mulai Malas Beberes Rumah setelah Punya Tiga Anak

4 hari lalu

Marie Kondo Akui Mulai Malas Beberes Rumah setelah Punya Tiga Anak

Marie Kondo mempopulerkan decluttering untuk memicu kegembiraan, tapi setelah punya anak dia punya cara lain untuk menikmati waktu.


Penyaluran Bantuan PSU Perumahan 2022 Melebihi Target, Tahun Ini Kuotanya Naik Jadi 27.825 Unit

5 hari lalu

Penyaluran Bantuan PSU Perumahan 2022 Melebihi Target, Tahun Ini Kuotanya Naik Jadi 27.825 Unit

Penyaluran bantuan PSU atau prasarana sarana dan utilitas umum perumahan 2022 melebihi target.


Hutama Karya Ungkap Bidik Banyak Proyek di IKN, dari Istana Wapres hingga Rusun ASN

6 hari lalu

Hutama Karya Ungkap Bidik Banyak Proyek di IKN, dari Istana Wapres hingga Rusun ASN

Hutama Karya membeberkan bagaimana perusahaan itu membidik sejumlah proyek di IKN seperti pembangunan Istana Wakil Presiden dan rumah susun bagi ASN.


Pertumbuhan Kredit BTPN Mencapai 13 Persen, Kondisi Bisnis Semakin Membaik

7 hari lalu

Pertumbuhan Kredit BTPN Mencapai 13 Persen, Kondisi Bisnis Semakin Membaik

Pertumbuhan kredit Bank BTPN naik 13 persen pada 2022. Membaik seiring kondisi ekonomi yang pulih pascapandemi.


MSU Berjanji Menyelesaikan Tanggung Jawab di Meikarta: Sesuai Jadwal yang Ditetapkan

8 hari lalu

MSU Berjanji Menyelesaikan Tanggung Jawab di Meikarta: Sesuai Jadwal yang Ditetapkan

Manajemen PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) selaku pengembang Meikarta menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan tanggung jawab di Meikarta.


Bank Indonesia Catat Uang Beredar Desember 2022 Rp 8.525 T, Naik 8,3 Persen

8 hari lalu

Bank Indonesia Catat Uang Beredar Desember 2022 Rp 8.525 T, Naik 8,3 Persen

Bank Indonesia (BI) mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Desember 2022 Rp8.525,5 triliun.


Bank Indonesia Sebut Penyaluran Kredit Baru Triwulan IV 2022 Tumbuh Positif

12 hari lalu

Bank Indonesia Sebut Penyaluran Kredit Baru Triwulan IV 2022 Tumbuh Positif

Bank Indonesia mengindikasikan penyaluran kredit baru pada triwulan IV-2022 tumbuh positif.


Cerita Korban Meikarta: Beli 3 Unit Apartemen untuk Diwariskan ke Anaknya

14 hari lalu

Cerita Korban Meikarta: Beli 3 Unit Apartemen untuk Diwariskan ke Anaknya

Korban Meikarta Idris Achmad menceritakan kisahnya. Ia membeli tiga unit apartemen Meikarta untuk diwariskan ke ketiga anaknya.


Bank Indonesia Catat Kredit Baru Perbankan Desember 2022 Meningkat

14 hari lalu

Bank Indonesia Catat Kredit Baru Perbankan Desember 2022 Meningkat

Bank Indonesia atau BI mencatat peningkatan penyaluran kredit baru oleh perbankan pada Desember 2022