Kiat Memulai Bisnis Katering agar Untung

Reporter

Gibran menceritakan pengalamannya membangun bisnis makanan dalam workshop yang digelar di Universitas Sahid Solo, Jawa Tengah, 28 April 2015. Chilli Pari merupakan nama usaha katering miliknya. TEMPO/Ahmad Rafiq

TEMPO.CO, Jakarta - Bisnis katering semakin moncer di masa pandemi Covid-19. Selain itu, bisnis katering dapat memberikan potensi keuntungan yang lumayan dan cocok buat yang memiliki hobi memasak.

Namun, usaha katering tidak akan sukses jika hanya memiliki keterampilan dalam memasak. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar dapat menghasilkan keuntungan yang lumayan. Berikut lima tips yang perlu diperhatikan, dilansir dari Hashmicro.

Tentukan target pasar
Dengan menentukan target pasar, maka dapat lebih mudah menyesuaikan modal yang dibutuhkan. Anda dapat menentukan seperti menu yang berfokus untuk program diet, karyawan kantor, dan mahasiswa. Jika pemula dan tidak memiliki modal yang besar, tidak ada salahnya membidik pasar yang lebih kecil. Ketika sudah memiliki pelanggan tetap, Anda dapat mencoba memperluas usaha dan mencoba menawarkan bisnis ke kantor dan sejenisnya.

Lakukan penelitian
Riset merupakan hal paling penting. Banyak pemilik bisnis pemula yang mengabaikan tahap ini. Padahal, dengan mengabaikan tahapan ini, Anda akan sulit untuk menemukan pelanggan. Kecerobohan dalam menentukan harga juga dapat membuat kehilangan pelanggan. Oleh karena itu, Anda dapat melakukan penelitian yang meliputi memantau pesaing, pemasok, dan harga pasar.

Cari pengalaman
Memiliki bisnis katering tidak hanya harus memiliki kemampuan memasak namun juga memahami manajemen keuangan, pengelolaan karyawan, dan manajemen persediaan. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mencari pengalaman dengan bekerja di bisnis serupa.

Siapkan modal dan peralatan
Anda membutuhkan modal untuk menyewa tempat, membeli peralatan masak, membayar gaji karyawan, dan membeli bahan-bahan saat menjalankan bisnis katering. Jika sebelumnya sudah melakukan penelitian, memiliki pengalaman dan modal, maka akan lebih mudah untuk memulai usaha.

Merekrut karyawan
Saat memulai layanan katering, mungkin Anda bisa menjalankan bisnis sendiri atau dengan bantuan keluarga. Namun, tidak demikian jika yang dilayani adalah kantor atau upacara pernikahan. Pada level tersebut, maka sebaiknya merekrut karyawan. Lakukanlah persiapan sebaik mungkin sebelum memulai usaha. Dengan persiapan matang, Anda dapat menjadikan sebagai potensi bisnis yang menguntungkan, juga sesuai minat.

Baca juga: Macam Usaha yang Bisa Dicoba Segala Kalangan






Pan Brothers Selesaikan Rights Issue 2023, PT Trisetijo Manunggal Utama Pegang 31,25 Persen Saham

6 jam lalu

Pan Brothers Selesaikan Rights Issue 2023, PT Trisetijo Manunggal Utama Pegang 31,25 Persen Saham

PT Pan Brothers atau PBRX menyelesaikan aksi korporasi penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih (PMHMETD) IV atau right issue 2023


Rahasia Sukses Raffi Ahmad Jalankan Usaha

15 jam lalu

Rahasia Sukses Raffi Ahmad Jalankan Usaha

Raffi Ahmad mengaku kuncinya dalam menjalankan bisnis dengan lancar adalah selalu menjalani dengan hati.


Meski Tanpa Minyak Goreng, Memasak Gunakan Air Fryer Belum Tentu Menyehatkan

1 hari lalu

Meski Tanpa Minyak Goreng, Memasak Gunakan Air Fryer Belum Tentu Menyehatkan

Makanan yang dimasak menggunakan air fryer diklaim lebih sehat. Namun, ada sejumlah dugaan makanan hasil olahan air fryer tidak menyehatkan.


Kendaraan Listrik di Indonesia Dinilai Belum Sesuai Bisnis Produsen, Kenapa?

1 hari lalu

Kendaraan Listrik di Indonesia Dinilai Belum Sesuai Bisnis Produsen, Kenapa?

Pengembangan kendaraan listrik di Indonesia saat ini dianggap belum sesuai dengan arah bisnis dari para pemain industri otomotif.


Tak Hanya Bisnis Kuliner, Ini Gurita Bisnis Milik Kaesang Pangarep

7 hari lalu

Tak Hanya Bisnis Kuliner, Ini Gurita Bisnis Milik Kaesang Pangarep

Mengikuti jejak kakaknya, Gibran Rakabuming Raka yang memiliki bisnis kuliner, Kaesang Pangarep ingin mendalami usaha berbisnis.


Sri Mulyani: Belajar dari Kisah Nabi Yusuf, Kita Harus Mampu Antisipasi Siklus Ekonomi

8 hari lalu

Sri Mulyani: Belajar dari Kisah Nabi Yusuf, Kita Harus Mampu Antisipasi Siklus Ekonomi

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan kisah Nabi Yusuf memuat pengelolaan siklus ekonomi.


Siapa yang Boleh Gunakan Tenaga Kerja Asing di Indonesia?

10 hari lalu

Siapa yang Boleh Gunakan Tenaga Kerja Asing di Indonesia?

Berikut beberapa prosedur dan syarat tenaga kerja asing atau TKA bisa bekerja di Indonesia.


Revisi PP Devisa Hasil Ekspor, Menteri Keuangan Sri Mulyani Sebut Bakal Tambah Sektor Manufaktur

11 hari lalu

Revisi PP Devisa Hasil Ekspor, Menteri Keuangan Sri Mulyani Sebut Bakal Tambah Sektor Manufaktur

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pemerintah bakal memperlebar sektor usaha devisa hasil ekspor (DHE) yang wajib ditahan di dalam negeri.


Bank Indonesia Catat Aliran Modal Asing Masuk RI Rp 4,42 T

12 hari lalu

Bank Indonesia Catat Aliran Modal Asing Masuk RI Rp 4,42 T

Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing masuk bersih ke pasar keuangan domestik sebesar Rp4,42 triliun.


Cara Daftar Tempat Usaha di Google Maps dengan Mudah dan Gratis

14 hari lalu

Cara Daftar Tempat Usaha di Google Maps dengan Mudah dan Gratis

Informasi mengenai tata cara daftar tempat usaha di Google Maps tanpa aplikasi tambahan beserta manfaatnya untuk peningkatan omzet bisnis.