No Bra Day: Peringatan Kanker Payudara yang Memiliki Sejarah

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bra (pixabay.com)

    Ilustrasi bra (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - No Bra Day diperingati setiap 13 Oktober. Peringatan ini jatuh pada Oktober yang mana merupakan Bulan Peringatan Kanker Payudara. Dikutip dari laman National Today, hari peringatan ini ditujukan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan payudara. Kanker payudara adalah penyakit yang berakibat fatal tetapi dapat dicegah keberadaannya.

    Dengan adanya peringatan ini, diharapkan para perempuan untuk berhati-hati dan melakukan skrining sejak dini untuk mencegah kanker payudara. Dikutip dari National Day Calendar, skrining setiap bulan perlu dilakukan untuk mendeteksi kanker payudara, terutama sepuluh hari setelah siklus menstruasi dimulai. Mereka yang tidak mengalami menstruasi bisa memilih satu tanggal setiap bulannya untuk melakukan pemeriksaan.

    Sejarah dari peringatan No Bra Day dimulai pada 9 Juli 2011 dan 19 Oktober 2011. Di bulan Juli pada tahun yang sama, seseorang dengan nama samaran Anastasia Doughnuts menginisiasi National No Bra Day untuk meningkatkan kesadaran akan kanker payudara. Anastasia juga mengunggah dan mempromosikan acara ini pada sebuah situs.

    Pada 19 Oktober 2011, dr. Mitchell Brown juga menginisiasi peringatan yang mirip. Ia menamai peringatan ini sebagai BRA day, yaitu kepanjangan dari Breast Reconstruction — An Event of Learning and Sharing. Hari ini ada sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran perempuan yang menjalani mastektomi dan melakukan pemeriksaan mandiri.

    Tiga tahun kemudian, kedua agenda tersebut dikombinasikan dan diperingati setiap tanggal 13 Oktober agar bertepatan dengan Bulan Kesadaran Kanker Payudara.

    Apa yang dapat Anda lakukan dalam memperingati No Bra Day?

    1. Lakukan pemeriksaan payudara secara mandiri. Anda dapat mendeteksi ada tidaknya benjolan menggunakan cara-cara yang tersedia di internet. Jika Anda merasakan benjolan di area payudara, langsung periksakan diri ke dokter.
    2. Ikut berkampanye di media sosial. Jika Anda adalah penyintas, Anda dapat membagikan pengalaman Anda menghadapi kanker. Saling bertukar ilmu dan pengaruh baik terhadap sesama perempuan demi mencegah kanker payudara.

    "No Bra Day adalah pengingat bagi wanita di luar sana bahwa penyintas kanker payudara biasanya tidak dapat beraktivitas tanpa BH," demikian dikutip Tempo dari laman National Day Calendar. Hal ini karena BH berfungsi untuk menahan prostesis pascaoperasi.

    DINA OKTAFERIA

    Baca juga: Fakta tentang No Bra Day untuk Kampanye Kesadaran Kanker Payudara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rachel Vennya Diduga Tak Menyelesaikan Masa Karantina Usai Pulang dari AS

    Rachel Vennya diduga tak menyelesaikan masa karantina yang semestinya ia lalui sepulang dari Amerika Serikat. Dugaan datang dari unggahan Instagram.