Cerita Lengkap Wanda Hamidah yang Menyesal Pakai Asuransi Kesehatan

Reporter:
Editor:

Iqbal Muhtarom

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja membersihkan logo asuransi di kantor Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia, Jakarta, Selasa, 8 Juni 2021. Selain mencatat pertumbuhan premi, industri asuransi jiwa juga berhasil mengumpulkan aset lebih banyak dari tahun sebelumnya. TEMPO/Tony Hartawan

    Pekerja membersihkan logo asuransi di kantor Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia, Jakarta, Selasa, 8 Juni 2021. Selain mencatat pertumbuhan premi, industri asuransi jiwa juga berhasil mengumpulkan aset lebih banyak dari tahun sebelumnya. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Unggahan Wanda Hamidah melalui akun Instagramnya dengan  foto hitam polos dengan tulisan “Aku menyesal pakai asuransi Prudential!” mengungkapkan kekecewaannya terhadap salah satu perusahaan penyedia asuransi ternama. Perusahaan asuransi yang berbasis di Amerika Serikat ini memiliki perusahaan di berbagai negara.   

    Wanda memulai dengan kalimat sharing meskipun dalam unggahan fotonya terdapat kata menyesal. Ia menjelaskan bahwa telah memakai produk asuransi yang disebut ‘kartu merah’ sejak 2009 dengan premi sebesar Rp 500 ribu tiap bulannya.   

    Ia melanjutkan, pada tahun 2020, ia meng-upgrade menjadi ‘kartu hitam’ dengan premi Rp.750 ribu dan sekitar satu juta rupiah. Wanda menaikkan kelas asuransinya sebab anggota keluarganya bertambah.   

    Menurutnya, ia tidak pernah memakai asuransi tersebut selama 12 tahun menggunakan asuransi. Hingga ia harus menggunakannya untuk operasi anaknya yang seorang atlet basket untuk operasi lutut.   

    Sampai minggu lalu, anak saya yang atlet basket harus operasi lutut karena 2 tahun ini cidera dan tidak boleh berolahraga (untuk seorang atlet, ini adalah pukulan yang berat).

    Sampai dokter menyatakan untuk segera pulih harus dioperasi. Saya dengan percaya diri merasa aman dong ada asuransi @id_prudential,” kata Wanda. 

    Wanda juga menuturkan bahwa sejak 2009 ia mengusahakan untuk terus membayar premi, bahkan terkadang terlambat untuk membayar uang sekolah dengan dalih mendahulukan kesehatan. Pasalnya menurut Wanda yang seorang orangtua tunggal, ia khawatir dengan keselamatan dan kesehatan buah hatinya.   

    Wanda Hamidah mengatakan bahwa operasi anaknya membutuh biaya dengan kisaran 50-60 juta rupiah. “Anyway operasi anak saya diperkirakan memakan biaya kurang lebih 50- 60 jt.. anda tau berapa yg mau dicover @id_prudential ? 10 juta saja saudara-saudara.. kalau 10 aja yg dicover ga perlu asuransi deh.. huhuhu.. gw ngerasa di scam,” begitu keluhnya. 

    Ia mengatakan bahwa merasa ditipu habis-habisan dengan asuransi yang ditawarkan. Wanda juga mempertanyakan apakah semua asuransi hanya manis saat menawarkannya. Dalam unggahannya, banyak rekan-rekannya yang menunjukkan simpatinya terhadap Wanda dan putranya. 

    Thanks for sharing babe.. aku ikut prihatin reading this.. semoga segera di handle dgn sebaik baik nya oleh Prudential masalah mu dan semoga Abang segera pulih yaa beb..peluk eratâ¤ï¸â¤ï¸,” tulis @sarinila16. 

    Nia Dinata, @ibunia, juga memberi komentar yang berisi saran untuk mengecek kembali asuransi yang dimiliki, “Terimakasih sudah sharing Wanda, semoga ada jalan keluar dan cepat pulih anakmu yang atlit. Waktunya double triple check semua asuransi kita.” 

    Lalu, ada 3 komentar yang mengatakan bahwa mereka juga menggunakan perusahaan asuransi yang sama ikut ketar-ketir.  

    Omg!!! Nyebelin banget. Aku jd khawatir. Krn aku jg pakai:( oh no…peluk untuk kamu dan abang, semoga itu ada ke salah an, masa tega begitu:( “ tulis @happysalma yang juga selebritis.   

    Rory Aysyari, rekannya saat menjadi presenter televisi juga mengatakan akan melihat kembali klaim yang diberikan. “Waduh.. Aku juga pakai Prudential. Musti review lagi nih apa2 aja coverage nya.” tulis @roryasyari.   

    Tak ketinggalan, Marcella Zalianty, mengatakan bahwa ia juga pernah mengalami hal serupa dengan Wanda Hamidah perihal asuransi. “@wanda_hamidah ku pernah alàmi yang kurang lebih sama! Semoga Prudential bisa Kasih solusi yang baik kali ini,” tulisnya.

    TATA FERLIANA

    Baca juga: Soal Asuransi Unit Link, OJK Ibaratkan Seperti Menyelam Sambil Minum Air


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.