YouTuber Vs Influencer, Sekilas Kelihatan Sama Tapi Ternyata Berbeda

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi influencer. Freepik.com

    Ilustrasi influencer. Freepik.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Maraknya penggunaan sosial media membuat beragam istilah baru bermunculan, salah satunya Influencer yang bekerja di berbagai platform media sosial seperti Instagram dan Twitter yang sedang marak-maraknya.

    Di sisi lain, juga terdapat aplikasi YouTube di mana semua orang bebas untuk menjadi pembuat konten di YouTube, singkatnya mereka disebut YouTuber

    Lantas, apakah kedua pekerjaan tersebut memiliki perbedaan?

    Influencers adalah orang-orang yang telah membangun reputasi untuk pengetahuan dan keahlian mereka mengenai sebuah topik tertentu. Influencers membuat unggahan reguler tentang topik tersebut di saluran media sosial pilihan mereka dan menghasilkan banyak pengikut yang antusias terhadap konten yang mereka buat. Mereka dapat menggunakan platform yang mereka suka, misalnya Instagram, Twitter, atau Facebook.

    Sedangkan sebutan Youtuber berlaku untuk individu yang memproduksi video dan membagikan video mereka melalui YouTube. Istilah ini pertama kali digunakan dalam bahasa Inggris pada 2006. Apabila seorang YouTuber memiliki saluran YouTube dan menunjukkan pemikiran mereka serta menjadi trend setter bagi kaum muda maka dia bisa disebut sebagai influencer.

    Seorang pecinta E-sport, Saurav Agrawal membagikan pemikirannya mengenai perbedaan YouTuber dan Influencer melalui platform Quora. "Tidak, mereka tidak sama. Kita dapat mengatakannya seperti ini, “Di youtube, setiap Influencer adalah seorang YouTuber tetapi setiap YouTuber bukanlah seorang Influencer”.

    Namun bukan hal yang tidak mungkin untuk menggabungkan keduanya, yaitu YouTube Influencers. Mengutip dari Skillshare.com, mereka adalah seseorang yang memposisikan diri mereka sebagai ahli dalam suatu bidang dan telah membangun banyak pengikut di kanal YouTube mereka. Karena platform yang mereka miliki, para YouTuber ini memiliki kekuatan untuk menetapkan tren dan memengaruhi anggota audiens.

    VALMAI ALZENA KARLA 

    Baca: Pengguna Media Sosial Pilih Hubungan Parasosial dengan Influencer saat pandemi

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rachel Vennya Diduga Tak Menyelesaikan Masa Karantina Usai Pulang dari AS

    Rachel Vennya diduga tak menyelesaikan masa karantina yang semestinya ia lalui sepulang dari Amerika Serikat. Dugaan datang dari unggahan Instagram.