5 Cara Meningkatkan Fungsi Otak Tanpa Suplemen

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi otak. Pixabay

    Ilustrasi otak. Pixabay

    TEMPO.CO, Jakarta - Hingga kini belum ada bukti yang menunjukkan suplemen otak bekerja dengan baik. Suatu produk dapat mengklaim bahwa produk tertentu dapat membantu seseorang meningkatkan kewaspadaan mental dan membantu masalah kepikunan. Namun, produk-produk tersebut tidak dapat memperbaiki atau melindungi seseorang dari demensia atau alzheimer.

    Direktur medis asosiasi di Pusat Penelitian dan Perawatan Alzheimer di Brigham, dr. Gad Marshall, menyatakan masalah dari penjualan bebas suplemen adalah kurangnya regulasi. Dikutip dari laman Harvard Health Publishing, Food and Drug Administration tidak mengawasi pengujian produk maupun akurasi bahan, sehingga tidak dapat dipastikan suplemen yang dibeli dapat memenuhi klaim mengobati penyakit tertentu.

    Ada cara untuk meningkatkan fungsi otak dan menjaga kesehatan otak selain mengonsumsi suplemen. Dikutip dari laman Harvard Health Publishing dan UPMC, berikut 5 cara meningkatkan fungsi otak:

    1. Lakukan stimulasi mental

    Penelitian dengan tikus dan manusia menunjukkan bahwa aktivitas otak merangsang koneksi baru antar sel-sel saraf, bahkan membantu otak menghasilkan sel-sel baru. Aktivitas yang merangsang mental akan membantu meningkatkan fungsi otak Anda. Contoh aktivitas tersebut adalah membaca, mengikuti kursus, memecahkan soal matematika, menggambar, melukis, dan lainnya.

    2. Berolahraga

    Menggunakan otot Anda dapat membantu pikiran Anda. Olahraga dapat membantu pertumbuhan sel saraf dan meningkatkan koneksi antar sel otak (sinapsis). Hal ini menghasilkan otak yang lebih efisien, elastis, dan adaptif. Olahraga juga berdampak pada penurunan tekanan darah, gula pada darah, dan stres yang mana akan berdampak baik bagi jantung.

    3. Sarapan

    Jika Anda ingin meningkatkan fungsi otak, jangan lewatkan sarapan. Penelitian membuktikan sarapan meningkatkan memori jangka pendek dan perhatian jangka pendek. Siswa yang mengawali harinya dengan sarapan dapat beraktivitas lebih optimal ketimbang mereka yang tidak sarapan. Sarapan yang baik adalah sarapan yang tidak mengandung terlalu banyak kalori.

    4. Tidur dan istirahat yang cukup

    Setelah melatih otak dengan segala aktivitas, Anda berhak untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup. Tidur merupakan cara yang baik untuk mengistirahatkan otak sebelum memulai aktivitasnya kembali. Tidur selama 20 hingga 90 menit dapat meningkatkan energi, suasana hati Anda, dan membuat koneksi baru di otak Anda.

    5. Makan makanan bergizi

    Konsumsi makanan Anda berpengaruh pada kesehatan otak. Makanan yang terdiri dari buah, sayur, kacang-kacangan, dan protein lain berbasis tanaman dapat membantu mengurangi risiko demensia. Protein dan omega-3 dari ikan juga bermanfaat  bagi perkembangan otak.

    DINA OKTAFERIA

    Baca juga: 4 Bahan Alami Pengganti Suplemen Otak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.