Gerakan Street Feeding, Relawan Pemberi Makan Kucing Liar Terus Bermunculan

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Kegiatan Streetfeeding yang diinisiasi Agustian. Instagram/@keepstreetfeeding.

    Kegiatan Streetfeeding yang diinisiasi Agustian. Instagram/@keepstreetfeeding.

    TEMPO.CO, JAKARTA – Fenomena keberadaan komunitas pencinta kucing liar semakin banyak bermunculan. Komunitas ini merupakan komunitas yang bergerak di bidang animal welfare atau kesejahteraan hewan, dengan dengan tujuan menciptakan lingkungan yang ramah hewan. Adapun salah satu kegiatan dari komunitas pencinta hewan ini adalah memberi makan atau yang disebut sebagai street feeding.

    Di Indonesia, kucing merupakan hewan yang banyak dijumpai di lingkungan sekitar. Namun, tidak semua jenis kucing memiliki perawatan yang baik, justru banyak kucing yang ditelantarkan atau kucing liar.

    Dikutip dari laman nakeswan.lomboktimur.kab.go.id, jenis kucing asli Indonesia, yakni kucing kampung, menjadi jenis kucing yang rentan kurang terurus dan sering ditemukan di berbagai lokasi, seperti di jalan atau pasar untuk mencari makan.

    Berawal dari kekhawatiran tersebut, lahirlah banyak komunitas peduli kucing liar yang tidak berpemilik. Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh para komunitas peduli kucing liar tersebut adalah dengan street feeding atau memberi makan.

    Melansir salah satu instagram komunitas kucing, @kucingugm, street feeding merupakan kegiatan memberi makan kucing-kucing liar atau yang tidak berpemilik. Kegiatan memberi makan dilakukan dengan menggunakan dua jenis pakan kucing, yaitu pakan kering dan basah untuk para kucing liar.

    Kegiatan tersebut dilakukan oleh para relawan dari komunitas kucing dengan berkeliling di suatu tempat. Dengan membawa pakan kucing dan wadah untuk tempat pakan, para relawan berkeliling di sepanjang lokasi yang ditentukan. Adapun, lokasi yang dipilih adalah tempat yang merupakan tempat kucing liar banyak berkeliaran.

    Setiap komunitas memiliki jadwal tersendiri dalam melakukan kegiatan street feeding, tetapi biasanya kegiatan street feeding dilakukan sebulan sekali pada hari minggu di pekan terakhir. Sejatinya, kegiatan street feeding ini bisa dilakukan oleh setiap orang tanpa terikat oleh komunitas. Selain itu, juga tidak ada aturan waktu dan tempat yang mengatur.

    Melansir laman nakeswan.lomboktimurkab.go.id, meskipun dapat dilakukan untuk hewan lain, tetapi pada umumnya kegiatan street feeding diberikan untuk kucing liar Hal ini karena kucing merupakan hewan yang paling mudah ditemui di lingkungan sekitar.

    Keberadaan kegiatan street feeding ini dapat menumbuhkan rasa peduli terhadap hewan-hewan liar. Selain itu, street feeding dapat dijadikan sebagai ajang edukasi baik untuk diri sendiri juga orang lain untuk meningkatkan kepedulian terhadap hewan-hewan liar.

    NAOMY A. NUGRAHENI

    Baca: Pencinta Kucing Wajib Baca ini Sebelum Mudik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.