Trik Menjual Barang Preloved agar Untung

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Irresistible Bazaar, menjual barang preloved bermerek di Grand Indonesia. TEMPO | Astari Pinasthika Sarosa

    Irresistible Bazaar, menjual barang preloved bermerek di Grand Indonesia. TEMPO | Astari Pinasthika Sarosa

    TEMPO.CO, Jakarta - Tren hidup minimalis dengan menjual barang bekas ternyata tidak hanya membuat hidup lebih tenang tetapi juga bisa menambah penghasilan. Barang bekas seperti pakaian, aksesoris, bahkan produk elektronik bisa dijual secara preloved.

    Menjual barang preloved tidak membutuhkan toko fisik. Anda bisa menawarkan koleksi barang secara daring melalui media sosial atau situs jual-beli (e-commerce). Berikut lima tips jual barang seken agar tetap cuan, seperti dilansir dari PayMaya.

    Gunakan media sosial
    Banyak orang yang memilih menghabiskan waktu istirahat untuk berselancar di media sosial seperti Instagram atau Facebook. Jutaan pengguna ini merupakan pelanggan potensial yang mungkin membeli barang preloved Anda. Jadi, pastikan untuk melakukan teknik penjualan yang menarik agar banyak dilirik.

    Buat akun khusus
    Jika berencana untuk menggunakan akun pribadi, itu bisa bermanfaat karena dapat dengan mudah terhubung dengan pelanggan potensial, seperti teman, kerabat, dan orang yang mengikuti Anda. Namun, Anda mungkin merasa sulit untuk membuat perbedaan yang jelas antara konten pribadi dan konten penjualan.

    Kotak pesan kemungkinan akan berisi pertanyaan dari pelanggan dan pesan pribadi dari teman jika memilih untuk melakukannya dengan cara ini. Di sisi lain, membuat akun baru membantu menetapkan garis yang jelas antara konten pribadi dan penjual. Selain itu, ini akan membantu pelanggan menelusuri penawaran tanpa tersandung pada cuitan atau unggahan pribadi.

    Namun, Anda harus menginvestasikan lebih banyak waktu untuk membangun pengikut ketika membuka akun baru hanya untuk bisnis. Banyak pengguna mengatasi ini dengan mempromosikan halaman mereka di akun pribadi atau dengan menggunakan iklan online berbayar.

    Aplikasi pihak ketiga
    Ada beberapa aplikasi pihak ketiga yang dapat digunakan oleh pedagang berpengalaman dan calon pedagang untuk menjual barang secara online. Beberapa yang paling populer di Indonesia termasuk Lazada, Shopee, Tokopedia, Bukalapak, BliBli, bahkan Carousell. Aplikasi ini memiliki fitur berbeda yang dimaksudkan untuk meningkatkan pengalaman berdagang, termasuk menetapkan harga, menambahkan diskon, dan bahkan membantu mengatur metode pengiriman.

    Salah satu keuntungan utama menggunakan aplikasi ini adalah akses ke basis pelanggan yang tersedia. Ribuan orang menggunakan aplikasi ini setiap hari dan semuanya memiliki barang tertentu yang ingin dibeli. Gunakan nama dan deskripsi barang yang tepat untuk meningkatkan peluang pelanggan membeli dari toko Anda.

    Harga jual barang
    Anda bukan satu-satunya yang ingin menjual barang bekas secara online, macam komunitas online, misalnya hub untuk reseller, pedagang kecil, dan perusahaan besar. Cara memberi harga barang sangat penting untuk menentukan apakah Anda menjual atau tidak. Bisa jadi harga barang terlalu tinggi dan orang kemungkinan besar tidak akan membeli.

    Namun, harga barang yang terlalu rendah akan mengurangi keuntungan. Kuncinya, dengan meneliti harga saat ini dari produk yang ingin dijual. Cek harga retail di toko dan juga harga yang ditawarkan reseller. Anda juga perlu mengategorikan barang-barang antara yang terdepresiasi dan yang berharga.

    Pakaian, sepatu, tas, dan barang serupa seringkali kehilangan nilai seiring waktu. Namun, harga barang-barang antik dan barang koleksi sering meningkat seiring berlalunya waktu. Pastikan untuk membedakan antara kedua jenis barang ini untuk memaksimalkan keuntungan.

    Transaksi nontunai
    Baik menggunakan media sosial atau aplikasi pihak ketiga untuk menjual, manfaatkan berbagai dompet digital untuk pembayaran. Penggunaan dompet digital mempermudah transaksi dan menghemat waktu. Berbagai dompet digital yang tersedia seperti Gopay, Paylater, Shopeepay, Dana, QRIS, dan lainnya akan memudahkan proses transaksi bagi penjual maupun pembeli.

    Baca juga: Tips Bisnis Barang Bekas, Perhatikan Hal Berikut agar Sukses


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.