Lagi Sayang-sayangnya Ditinggal Mati, Ketahui Umur Maksimal Sugar Glider

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Tupai Terbang atau Sugar Glider (Petaurus Breviceps). ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Tupai Terbang atau Sugar Glider (Petaurus Breviceps). ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Sugar glider banyak digemari menjadi hewan karena tubuhnya yang mungil. Hewan ini memiliki bentuk yang cukup mirip dengan tupai. Namun, sugar glider memiliki keunikan yaitu dapat seperti terbang. Lalu, apa itu sugar glider?

    Melansir laman nationalgeographic.com, Sugar glider memiliki nama latin Petaurus breviceps yang merupakan mamalia yang berukuran sebesar telapak tangan orang dewasa. Hewan ini memiliki panjang 16 cm sampai 21,1 inci dan memiliki berat 116 gr sampai 158.8 gr. Hewan ini memiliki rata-rata umur 3 sampai 9 tahun.

    Sugar glider  berasal dari hutan tropis yang memiliki iklim yang sejuk seperti Australia, Papua Nugini, dan Indonesia. Melansir animals.sandiegozoo.org, nama sugar glider didapat dari kesukaan hewan ini untuk mengonsumsi makanan yang manis di hutan. 

    Sugar glider memiliki pola makan yang adaptif tergantung dengan situasi lokasi dan musimnya. Sugar glider dapat memakan nektar, serbuk sari, akasia, bahkan getah pohon kayu putih. Selain itu, mereka juga mencari laba-laba dan kumbang. Sehingga hewan ini termasuk oportunistik omnivora atau memakan tumbuhan maupun hewan. Hewan ini jarang berada di tanah, mereka cenderung senang berlindung dan memakan makanannya di pohon. 

    Hewan ini memiliki keunikan yaitu seperti dapat melayang. Sugar Glider memiliki kulit tipis antara jarinya hingga pergelangan kaki belakangnya. Kulit ini membantunya untuk dapat terjun dari ketinggian yang membuatnya seolah terbang. Kemudian, ekornya yang tebal seperti tupai ini digunakan sebagai arah jalannya saat terjun. Hal ini membuatnya mudah untuk berpindah antarpohon. 

    Selain itu, hewan ini merupakan hewan malam. Sehingga sugar glider memiliki mata hitam yang besar. Hal ini membuatnya dapat melihat dalam kegelapan dengan baik. Selain mata, hewan ini memiliki rambut abu-abu namun terdapat warna putih di bagian perutnya. Sugar glider juga memiliki corak garis-garis hitam pada bagian atas kepalanya. 

    Bentuknya yang kecil dan sering dianggap lucu, sugar glider sering dijadikan hewan peliharaan. Melansir laman thesprucepets.com, hewan ini termasuk banyak mengeluarkan suara-suara. Hal ini karena sugar glider merupakan hewan yang ekspresif. Mereka akan menunjukkan kekecewaan, ketakutan, lapar dengan menggunakan suara-suara.

    JACINDA NUURUN ADDUNYAA 

    Baca: Sugar Glider, Si Imut Pencinta Makanan Bercita Rasa Manis


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.