Tips Pilih Jasa Logistik buat Bisnis Online

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi paket. Freepik.com

    Ilustrasi paket. Freepik.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Laporan Facebook dan Bain & Company menyebut lebih dari 70 juta orang di Asia Tenggara berbelanja secara online sepanjang pandemi Covid-19. Salah satunya Indonesia, yang mengalami pertumbuhan konsumen belanja digital tertinggi. Populasi konsumen digital di Indonesia diprediksi naik 15 persen dari 144 juta orang di 2020 menjadi 165 juta di 2021. Karena itu, bisnis online menjadi usaha yang menjanjikan, terutama di era pandemi.

    Tapi, ada banyak hal yang menjadikan kesuksesan bisnis online, salah satunya pemilihan jasa logistik, sebab pelanggan yang merasa puas dengan proses pengiriman tanpa hambatan jadi pertimbangan yang cukup kuat untuk kembali menggunakan jasa logistik dan melakukan pesanan berulang di toko online.

    Untuk itu, penjual online harus menentukan dengan tepat jasa logistik yang akan digunakan demi melancarkan paket yang dikirimkan. Terlebih, pada saat ini belanja online tengah digandrungi masyarakat.

    “Tren Indonesia yang memiliki pertumbuhan konsumen belanja digital tertinggi justru menjadi kesempatan pebisnis online untuk lebih produktif dan tantangan dalam memilih dengan cerdas jasa logistik yang digunakan guna melancarkan operasional bisnis. Penting diketahui untuk yang baru memulai bisnis online, bahwa memilih jasa logistik tidak hanya dengan mendengar dari mulut ke mulut saja tapi perlu ditinjau ulang terkait layanan yang diberikan dan bagaimana jasa logistik tersebut menjamin dapat mengantarkan paket tepat waktu tanpa kerusakan,” ujar Andi Djoewarsa, Chief Marketing Officer Ninja Xpress.

    Sebagai bahan pertimbangan bagi toko online yang baru memulai usaha, perlu memperhatikan beberapa hal penting. Ninja Xpress membagikan lima tips bagi pebisnis online agar tidak salah memilih jasa logistik.

    SOP pengiriman yang jelas dan terpercaya
    Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas akan berpengaruh pada ketepatan waktu pengiriman. SOP yang jelas biasanya disiapkan secara matang oleh jasa logistik, dari mulai proses first mile atau penjemputan barang dari marketplace menuju gudang, bahkan hingga last mile, barang sampai tepat waktu di tangan pelanggan. SOP jadi salah satu pertimbangan jasa logistik tersebut terpercaya, biasanya sudah banyak digunakan oleh pelaku bisnis dan memiliki catatan rekor yang baik.

    Bekerja sama dengan marketplace
    Penting diperhatikan, jasa logistik yang bekerja sama dengan pemain marketplace besar dan terpercaya akan mendapatkan keuntungan bagi bisnis.

    Cepat dan tanggap dalam pengiriman dan aduan
    Pilih jasa logistik yang selalu mendukung kepentingan konsumen, baik melalui layanan konsumen, seperti layanan pelanggan, atau bahkan menghadirkan beragam pilihan bantuan untuk proses aduan pengiriman barang yang bermasalah.

    Memiliki berbagai pilihan pengiriman
    Pelaku usaha online biasanya untuk menjaga kestabilan keuangan membutuhkan berbagai macam pilihan paket pengiriman dengan harga yang kompetitif. Berbagai layanan pengiriman biasanya seperti hari yang sama atau bahkan bayar di tempat.

    Memiliki berbagai program dukungan untuk pebisnis
    Pemain logistik yang memberikan perhatian lebih kepada bisnis online biasanya memiliki berbagai macam program loyalitas khusus untuk memberdayakan bisnis seraya mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Program loyalitas biasanya dalam bentuk penyediaan platform edukasi bisnis, hadiah apresiasi terhadap performa bisnis, hingga menyediakan platform khusus pinjaman modal. Pemain logistik semacam ini dapat menjadi pilihan untuk pelaku UKM dalam memanfaatkan berbagai macam program loyalitas untuk meningkatkan skala usaha agar pesanan datang secara berkelanjutan.

    Baca juga: Kiat Sukses Bisnis Online, Jangan Buat Kesalahan Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.