Perlunya Kacang-kacangan untuk Makanan Harian

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi buncis (Pixabay.com)

    Ilustrasi buncis (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Circulation menyebutkan orang yang rutin makan daging olahan, gula, dan daging merah berlemak berisiko 21 persen lebih tinggi mengalami kematian dan 22 persen penyakit kardiovaskular dibandingkan dengan yang mengonsumsi kacang-kacangan, biji-bijian, ikan, dan sayuran. Apa yang dimakan setiap hari menentukan apakah kita akan berumur panjang dan sehat atau diganggu dengan risiko penyakit kronis.

    Sesuai penelitian, penganut pola makan yang bijaksana lebih aman dari kematian dan risiko penyakit jantung, masing-masing 17 persen dan 28 persen. Para ahli dan peneliti telah menekankan fakta apa yang dimakan dapat menjadi faktor penentu dalam hal kesehatan secara keseluruhan.

    Untuk studi ini, para ahli memeriksa daerah di mana orang tinggal paling lama. Dan kemudian diketahui ada satu kelompok makanan yang mereka konsumsi, yang menjadi rahasia di balik umur panjang. Daerah ini dikenal sebagai zona biru dan sering diperiksa oleh para ahli untuk kesamaan gaya hidup dan kebiasaan makan.

    Satu hal yang umum mereka konsumsi adalah kacang-kacangan. Kacang kaya protein, serat, dan mengandung gula dan lemak yang sangat rendah. Protein membantu menjaga berat badan, membangun otot, serat membantu membuat kenyang lebih lama, menurunkan risiko hipertensi, gangguan pencernaan, demensia, diabetes, dan depresi.

    Kacang juga memiliki antioksidan kuat yang disebut polifenol, yang menurut para peneliti dapat membantu penuaan yang sehat. Jadi, berikut jenis kacang-kacangan yang bisa bikin panjang umur, seperti dilansir dari Times of India.

    Ilustrasi kacang merah. shutterstock.com

    Kacang merah
    Kacang merah penuh protein, serat, dan zat besi. Sebuah penelitian menemukan konsumsi kacang merah dan nasi dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Kacang merah dengan nasi juga merupakan bahan dasar dari banyak hidangan tradisional sehingga banyak orang merasa mudah untuk mengikuti jenis diet sehat ini.

    Buncis
    Satu mangkuk buncis yang dimasak memiliki 14,53 gram protein, 12,50 gram serat, dan 4, 74 miligram zat besi. Buncis dapat ditambahkan ke salad dan orang-orang juga memakannya sebagai camilan panggang. Buncis membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker, juga membantu menjaga kadar gula darah dan berat badan yang sehat.

    Kacang hitam
    Kacang hitam biasanya digunakan dalam masakan Amerika Selatan dan Tengah. Mereka adalah bahan umum dalam nasi, hidangan kacang, dan burrito. Satu mangkuk kacang hitam yang dimasak memiliki 15,24 gram protein, 15 gram serat, dan 3,61 gram zat besi. Kacang hitam juga baik dalam menjaga kadar gula darah.

    Baca juga: Baik untuk Diet, Ini Deretan Manfaat Kacang Merah Lainnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.