Manfaat Berjalan Kaki, Membantu Mengurangi Berat Badan Hingga Mood Lebih Baik

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi wanita berjalan kaki. Freepik.com/Katemangostar

    Ilustrasi wanita berjalan kaki. Freepik.com/Katemangostar

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat bangun di pagi hari, umumnya yang kita lakukan adalah berjalan kaki. Berjalan ke kamar mandi, berjalan ke dapur untuk sarapan, dan lainnya. Berjalan kaki termasuk aktivitas ringan yang baik untuk kesehatan.

    Mengutip laman Healthline, rutin berjalan kaki setiap hari membantu mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, dan menurunkan berat badan. Berjalan kaki juga mempengaruhi kondisi psikologis. Dengan berjalan kaki, kita dapat meningkatkan suasana hati, mengurangi kelelahan, bahkan mengurangi risiko depresi.

    Berikut manfaat berjalan kaki:

    • Meningkatkan energi
      Memulai hari dengan berjalan kaki dapat memberikan lebih banyak energi sepanjang hari. Sebuah studi menunjukkan, orang dewasa yang berjalan selama 20 menit di luar ruangan memiliki lebih banyak vitalitas daripada mereka yang berjalan selama 20 menit di dalam ruangan. Selain itu, naik turun tangga selama 10 menit juga membantu meningkatkan energi.

    • Memperkuat otot
      Berjalan membantu memperkuat otot-otot kaki. Untuk hasil yang baik, berjalanlah dengan kecepatan sedang hingga cepat. Coba bikin variasi dengan naik turun tangga, berjalan di jalur yang menanjak atau menurun seperti naik turun bukit, atau berjalan di atas treadmill. Tambahkan latihan penguatan kaki seperti squat dan lunges beberapa kali seminggu supaya otot lebih kencang.

    • Membantu kesehatan mental
      Jalan pagi dapat membantu meningkatkan kesehatan mental dan kemampuan fokus sepanjang hari. Sebuah studi baru-baru ini terhadap orang dewasa menemukan, mereka yang memulai hari dengan berjalan kaki memiliki fungsi kognitif yang lebih tinggi ketimbang yang tidak banyak bergerak.

      Berjalan juga membantu berpikir lebih kreatif. Berjalan seolah mampu membuka gagasan yang lebih bebas untuk memecahkan masalah, terutama jika berjalan di luar ruangan.

    • Tidur lebih nyenyak
      Rutin berjalan kaki setiap pagi membantu tidur lebih nyenyak di malam hari. Sebuah studi pada 2017 mengamati orang yang berusia 55 hingga 65 tahun yang mengalami kesulitan tidur di malam hari atau insomnia ringan. Ternyata mereka yang rajin berjalan kaki di pagi hari memiliki kualitas tidur yang lebih baik pada malam hari.

    ANDINI SABRINA | HEALTH LINE

    Baca juga:
    Kemenpora: Orang Indonesia Paling Malas Berjalan

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    DKI Tutup Sementara PTM 100 Persen di Sekolah yang Terpapar Covid-19

    Pemprov DKI Jakarta menutup sejumlah sekolah yang menggelar PTM 100 persen karena terpapar Covid-19. Namun sejumlah sekolah sudah kembali berkegiatan.