Begini Cara Membuat Portofolio yang Kerap Disertakan Saat Melamar Kerja

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    ilustrasi surat lamaran kerja (pixabay.com)

    ilustrasi surat lamaran kerja (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta -Portofolio kerap dijadikan persyaratan penting ketika melamar kerja. Meski demikian, beberapa orang belum memahami pengertian dan cara pembuatannya.

    Melansir Indeed, portofolio adalah dokumen yang biasanya berisi bukti keterampilan, sampel, surat rekomendasi hingga resume dari pemburu kerja. Dokumen ini dipakai untuk menunjukkan keahlian pelamar kepada calon pemberi kerja.

    Beberapa pekerjaan yang mungkin memerlukan portofolio antara lain fotografer, graphic designer, software development, penulis, editor, sutradara, model, videografer, artis, make up artist dan ahli kosmetologi.

    Berikut merupakan langkah-langkah untuk membuat portofolio :

    1. Mengumpulkan materi

    Langkah pertama untuk membuat portofolio yakni mengumpulkan materi yang ingin dicantumkan. Materi tersebut harus berisi informasi yang paling baru dan relevan.

    Beberapa materi yang biasa dicantumkan antara lain resume, daftar keahlian, biografi, bukti gelar, lisensi atau sertifikat, surat rekomendasi atau ulasan, sampel pekerjaan yang pernah dilakukan, deskripsi pekerjaan suka rela yang pernah diikuti, serta daftar penghargaan dan prestasi.

    1. Mengatur materi

    Setelah terkumpul, materi portofolio harus diatur agar pemberi kerja dapat menemukan informasi dengan mudah. Sebaiknya letakkan resume, biografi dan daftar keterampilan pada bagian awal. Bagilah informasi ke dalam kategori-kategori dan atur dalam urutan yang logis. Misalnya, sampel pekerjaan bisa diurutkan dari yang terbaru hingga yang terlama.

    1. Buat semenarik mungkin

    Portofolio yang menarik secara visual sangat penting bagi pelamar kerja, terutama di bidang seni atau desain. Hal ini karena manfaat utama portofolio adalah untuk menunjukkan demonstrasi visual dari keahlian pelamar. Jika portofolio dibuat dalam bentuk fisik, gunakanlah binder atau folder untuk membuat halamannya mudah dibolak-balik.

    1. Sesuaikan portofolio

    Sebelum menyerahkannya untuk melamar kerja, sesuaikan halaman resume dan daftar keterampilan pada portofolio untuk menyoroti persyaratan yang tercantum pada deskripsi pekerjaan. Selain itu, pertimbangkan untuk menambahkan rencana atau solusi yang bisa ditawarkan jika mendapatkan pekerjaan tersebut.

    SITI NUR RAHMAWATI
    Baca juga: 6 Tips dan Trik Kirim Lamaran Kerja Via Email Agar Dibaca HRD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fitur Stiker

    Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.