3 Kiat Buat Portofolio Kerja Menarik agar Dilirik HRD Perusahaan

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi mencari lowongan pekerjaan di internet. shutterstock.com

    Ilustrasi mencari lowongan pekerjaan di internet. shutterstock.com

    TEMPO.CO, JakartaPortofolio adalah salah satu hal penting yang perlu dimiliki pelamar kerja. Hal ini dikarenakan portofolio dapat mempresentasikan dengan baik hasil pekerjaan dan kemampuan pelamar kerja. Portofolio sendiri adalah wadah yang berisi hasil karya, kemampuan, dan kapasitas pelamar kerja yang akan ditunjukkan kepada penerima calon penerima kerja.

    Tidak semua lowongan kerja mensyaratkan portofolio sebagai berkas yang harus dimiliki untuk mendaftar pekerjaan. Biasanya, portofolio dibutuhkan untuk proses perekrutan pekerjaan di bidang industri seni, desain, penerbitan, dan teknologi. Namun, tidak ada salahnya menyiapkan portofolio terlebih dahulu.

    Lalu, bagaimana cara membuat portofolio yang dapat menarik minat calon penerima kerja untuk melirik portofolio Anda? Dilansir dari laman The Muse, berikut tips membuat portofolio.

    1. Pilih apa yang akan kamu tunjukkan

    Sebelum membuat portofolio, pencari kerja perlu menentukan terlebih dahulu apa saja yang akan dimasukkan ke dalamnya. Konten yang akan dimasukkan ke dalam portofolio dibuat berdasarkan lowongan yang akan Anda lamar. Jika anda melamar bagian graphic designer, maka Anda dapat membuat portofolio hasil desain dengan mencantumkan kemampuan yang dimiliki terkait pekerjaan tersebut.

    Selain itu, pencari kerja tidak perlu memasukkan semua hasil karya, kemampuan atau pencapaian yang dimiliki. Anda bisa memilih beberapa yang paling menunjukkan kemampuan diri Anda. Selain itu, jika Anda memiliki kemampuan lain di luar kemampuan utama sebagai graphic designer, Anda tetap dapat menyantumkannya selama kemampuan ini menunjang kemampuan utama Anda.

    1. Buat tampilan yang simpel

    Agar tidak mendistraksi perhatian calon penerima kerja, ada baiknya portofolio dibuat dengan desain yang sederhana tetapi tetap apik. Salah satunya dengan pemilihan warna dan desain. Pilih warna yang senada dan tidak terlalu mencolok. Untuk desain, perhatikan rasio foto dan tulisan yang dicantumkan. Selain itu, pencantuman informasi perlu dibuat singkat tetapi tetap informatif.

    1. Tampilkan mengenai dirimu

    Hasil pekerjaan Anda memang merupakan hal yang penting. Namun, perlu diingat pula bahwa calon penerima kerja bukan ingin mempekerjakan hasil pekerjaan Anda, tetapi akan mempekerjakan Anda, orang yang membuatnya. Ceritakan sedikit mengenai latar belakangmu, termasuk perkenalan diri secara pribadi maupun secara professional. Hal ini dapat menunjukkan bagaimana kepribadian dan keprofesionalan Anda.

    Itu dia beberapa tips agar portofolio Anda dilirik oleh calon penerima kerja. Seperti CV, portofolio perlu diperbarui secara berkala agar dapat menunjukkan perkembangan kemampuan Anda dari waktu ke waktu.

    MAGHVIRA ARZAQ KARIMA 

    Baca: Begini Cara Membuat Portofolio yang Kerap Disertakan Saat Melamar Kerja

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.