Ada Istilah Kesejahteraan Digital untuk Anak, Apa Maksudnya?

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi kegiatan belajar dari rumah.

    Ilustrasi kegiatan belajar dari rumah.

    TEMPO.CO, Jakarta - Para orang tua mungkin pernah mendengar kata kesejahteraan digital untuk anak. Apakah istilah ini merujuk pada keterjangkauan anak untuk mengakses konten digital selama belajar dari rumah atau ada pengertian lain?

    Asisten Deputi Perlindungan Khusus Anak dari Kekerasan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Ciput Eka Purwianti mengatakan, kesejahteraan digital untuk anak artinya anak mendapatkan ruang digital yang aman dan tanpa distraksi yang berpotensi pada penurunan kapasitas belajarnya.

    "Melihat adanya tuntutan bagi siswa untuk belajar dari rumah melalui penggunaan teknologi, maka perlu metode pembelajaran efektif yang kondusif untuk mengembangkan kinerja belajar anak," kata Ciput Eka Purwianti dalam keterangannya, Rabu 24 November 2021. Ciput menekankan peran orang tua supaya proses belajar online tidak tersusupi konten tidak mendidik.

    Bagaimana cara orang tua menciptakan kesejahteraan digital anak selama belajar dari rumah? Pertama, menyiapkan daftar aktivitas bagi anak agar kegiatan di dunia maya dan dunia nyata bisa seimbang. "Orang tua sebaiknya menerapkan batasan waktu bagi anak saat mengakses gadget," kata Ciput. "Pastikan anak tidak terdistraksi bermain gim atau pun menonton streaming saat sedang menggunakan gawainya."

    Metode kedua, orang tua dapat mengunduh materi belajar secara offline sehingga anak bisa mengurangi waktu berinteraksi dengan gawai. Ketiga, orang tua perlu mematikan notifikasi aplikasi-aplikasi yang tidak berhubungan dengan aktivitas belajar selama anak sedang menggunakan gadget. Dengan begitu, anak bisa fokus belajar.

    Keempat, orang tua perlu mengedukasi anak tentang bagaimana membedakan konten positif dan konten negatif. "Berbagai metode ini bisa menjadi strategi preventif bagi para peserta didik dari risiko digital yang dapat menyebabkan turunnya kapasitas belajar anak," katanya.

    Baca juga:
    Kesalahan Pola Asuh yang Berdampak Negatif pada Masa Depan Anak

    Melalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.