Manfaat Minum Susu Hangat sebelum Tidur

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    ilustrasi susu (pixabay.com)

    ilustrasi susu (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Konsumsi minuman sebelum tidur perlu diperhatikan. Salah memilih minuman sebelum tidur akan berdampak pada kualitas tidur. Salah satu minuman yang dianggap sangat cocok untuk diminum sebelum tidur adalah susu.

    Susu mengandung berbagai zat gizi yang penting bagi tubuh. Minuman ini kaya kalsium, natrium, protein, vitamin A, K, dan B12 yang melimpah, lemak, asam amino, serat, dan antioksidan.

    Selain itu, susu mengandung asam amino yang dikenal sebagai triptofan, yang dapat membantu tidur lebih nyenyak, juga mengandung melatonin yang dikenal sebagai hormon tidur dan membantu mengatur irama sirkadian dan mempersiapkan tubuh memasuki siklus tidur dan bangun. Jika memiliki gangguan tidur, peran triptofan dan melatonin dapat meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi gejala kecemasan dan depresi yang dapat muncul pada waktu tidur.

    Sebelum tidur, lebih baik mengonsumsi susu hangat daripada dingin. Cairan hangat seperti teh atau susu dapat menenangkan sistem saraf dan mungkin lebih efektif membantu tidur lebih nyenyak daripada minuman dingin. Selain itu, minum minuman hangat di malam hari atau kala stres dapat mengurangi kecemasan dan merangsang relaksasi.

    Namun, jika menderita sembelit atau pola makan yang tidak teratur, tidak dianjurkan untuk minum susu di malam hari. Selain itu, segelas susu sebelum tidur bisa mengurangi nafsu makan dan tidak akan mempengaruhi berat badan jika seimbang dengan kebutuhan kalori harian.

    Apapun jenis susu yang diminum, yang terpenting adalah memilih susu murni tanpa gula tambahan. Pasalnya, gula tambahan akan meningkatkan jumlah kalori yang tidak diperlukan.

    ANDINI SABRINA | HEALTH LINE | FOOD NDTV

    Baca juga: 8 Manfaat Tidur Telanjang bagi Kesehatan


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    DKI Tutup Sementara PTM 100 Persen di Sekolah yang Terpapar Covid-19

    Pemprov DKI Jakarta menutup sejumlah sekolah yang menggelar PTM 100 persen karena terpapar Covid-19. Namun sejumlah sekolah sudah kembali berkegiatan.