Perlukah Vaksinasi Covid-19 Booster untuk Mencegah Infeksi Varian Omicron?

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi vaksinasi (Pixabay.com)

    Ilustrasi vaksinasi (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara dan Ketua Tim Pakar Satuan Tugas Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengatakan, vaksinasi Covid-19 booster untuk menangkal varian Omicron masih dipertimbangkan. Yang penting, saat ini masyarakat yang memenuhi syarat harus mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap.

    "Vaksinasi Covid-19 dosis satu dan dua harus dilakukan," kata Wiku di Jakarta pada Selasa, 30 November 2021. Setelah itu, menurut dia, ukur tingkat imunitas orang tersebut. "Jika tingkat imunitasnya masih ada, maka tidak perlu vaksinasi Covid-19 dosis ketiga."

    Apabila daya tahan tubuh orang tersebut berpotensi turun, Wiku melanjutkan, baru bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis tiga. "Jadi, pastikan dulu vaksinasi dosis satu dan dua sudah terpenuhi," katanya.

    Ilustrasi Vaksinasi Covid-19. TEMPO/Hilman Fathurrahman

    Wiku melanjutkan, vaksinasi bukan satu-satunya solusi menangani virus corona baru di Indonesia. Ada dua cara lain yang dapat dilakukan, yakni disiplin protokol kesehatan dan 3T, yakni testing, tracing, dan treatment.

    Mengenai pencapaian vaksinasi Covid-19, Wiku mengatakan, pemerintah terus mengejar target vaksinasi. "Kita juga menggandeng TNI dan Polri untuk memastikan target vaksinasi di daerah 3T, yakni terluar, tertinggal, dan terdepan dapat terwujud karena persoalannya ada pada logistik, vaksinator, dan masyarakatnya," katanya.

    #pakaimasker #jagajarak #cucitanganpakaisabun #hindarikerumunan #vaksinasicovid-19

    Baca juga:
    Pemberian Vaksin Booster Diputuskan Akhir Desember

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    PTM 100 persen DKI Tetap Berjalan Meski Didesak Banyak Pihak

    Pemprov Ibu Kota tetap menerapkan PTM 100 persen meski banyak pihak mendesak untuk menghentikan kebijakan itu. Sejumlah evaluasi diberikan pihak DKI.