5 Kebiasaan yang Dapat Merusak Kepribadian

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi wanita menggigit kuku. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita menggigit kuku. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Tanpa disadari, kita cenderung melakukan kebiasaan yang perlahan-lahan dapat merusak dan menghancurkan pikiran, tubuh, dan emosi. Kebiasaan ini sangat berbahaya karena dapat mengancam gaya hidup dan mengubahnya menjadi lebih buruk sehingga dapat menimbulkan risiko potensial terhadap emosi, pikiran, dan pendapat yang kita sampaikan.

    Berikut beberapa kebiasaan berbahaya yang dapat merusak kepribadian, hindarilah.

    Menggigit kuku
    Menggigit kuku dapat membuat kuku lebih pendek, tidak higienis, dan berubah bentuk. Ini adalah kebiasaan yang sangat buruk karena orang cenderung menggigit kuku secara berlebihan saat cemas atau menunggu sesuatu. Kecemasan bisa semakin meningkat karena kebiasaan ini. Selain itu, orang lain bisa merasa kesal ketika melihat kamu menggigit kuku terus-menerus.

    Banyak dikritik
    Bergaul dengan orang-orang yang secara halus atau terang-terangan yang mengkritik adalah sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Orang-orang yang memiliki opini negatif tentang semua yang kamu katakan atau tentang tujuan kamu, itu tidak akan membantu untuk tumbuh. Kamu mungkin merasa mereka membantu meningkatkan diri, padahal kenyataannya, hanya menjatuhkan.

    Datang terlambat
    Sebenarnya tidak masalah jika sesekali datang terlambat. Namun, sangat penting untuk menghargai orang yang meluangkan waktu untuk datang tepat waktu. Datang terlambat, baik ke tempat kerja, rapat, atau ke mana pun itu jika dilakukan secara konsisten akan merusak kepribadian. Dengan terlambat, kamu tidak dapat mempertimbangkan waktu orang lain dan menyulitkan diri sendiri untuk mengejar jadwal yang teratur.

    Menunda pekerjaan
    Menunda-nunda tidak akan membawa jauh ke depan dan hidup lebih baik. Memikirkan untuk menyelesaikan pekerjaan dan tidak benar-benar melakukannya, hal itu dapat menimbulkan kesan buruk di benak orang lain. Selain itu, meninggalkan hal-hal hingga menit terakhir tidak terlalu menyenangkan dan membuat kamu tergesa-gesa karena sudah membuang-buang waktu.

    Berkencan dengan orang yang salah
    Apakah kamu selalu dicampakkan atau putus dengan pasangan segera setelah menjalin hubungan? Mungkin ada kemungkinan kamu mengejar orang yang salah hingga saat ini. Oleh sebab itu, mulailah hubungan dengan orang-orang yang akan mendukung dan membuat kamu merasa berharga. Berkencan dengan orang yang membuat merasa dicintai, bahagia, dan diperhatikan juga dapat membantu menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

    ANDINI SABRINA | TIMES OF INDIA

    Baca juga: Jaga 7 Kebiasaan Berikut, Tak Hanya di Masa Pandemi Covid-19


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    PTM 100 persen DKI Tetap Berjalan Meski Didesak Banyak Pihak

    Pemprov Ibu Kota tetap menerapkan PTM 100 persen meski banyak pihak mendesak untuk menghentikan kebijakan itu. Sejumlah evaluasi diberikan pihak DKI.