Asap Rokok dan Radiasi Sumber Radikal Bebas, ini Bahayanya

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi larangan merokok. Ulrich Baumgarten/Getty Images

    Ilustrasi larangan merokok. Ulrich Baumgarten/Getty Images

    TEMPO.CO, JakartaRadikal bebas merupakan bagian dari proses alami dalam tubuh. Namun radikal bebas juga dapat bersumber dari luar tubuh. Radikal bebas ini tidak berbahaya jika diimbangi de ngan antioksidan. 

    Radikal bebas bisa berbahaya jika melampaui kadar yang dapat ditangani tubuh. Dengan ini, radikal bebas dapat berdampak pada kerusakan dalam tubuh. 

    Mengutip dari laman NCBI, radikal bebas berasal dari proses metabolisme esensial normal dalam tubuh manusia atau dari sumber eksternal seperti paparan sinar-X, ozon, merokok, polusi udara, dan bahan kimia industri.

    Pembentukan radikal bebas terjadi terus menerus di dalam tubuh. Sel ini menjadi konsekuensi dari kedua reaksi enzimatik dan nonenzimatik. Reaksi enzimatik, berfungsi sebagai sumber radikal bebas, termasuk yang terlibat dalam rantai pernapasan, di fagositosis, dalam sintesis prostaglandin, dan sitokrom P-450 sistem. 

    Selain itu, radikal bebas juga dapat terbentuk pada reaksi nonenzimatik oksigen dengan senyawa organik yang diprakarsai oleh reaksi pengion. Beberapa sumber radikal bebas yang dihasilkan secara internal di antaranya yaitu: Mitokondria, Xantin oksidase, Peroksisom, Peradangan, Fagositosis, Jalur arakidonat, Latihan, cedera iskemia/reperfusi.

    Beberapa sumber radikal bebas yang dihasilkan secara eksternal adalah asap rokok, pencemar lingkungan, radiasi, obat-obatan tertentu, pestisida, pelarut industri dan ozon.

    WINDA OKTAVIA

    Baca: Berperan Penting Melawan Radikal Bebas dalam Tubuh, Apa itu Antioksidan?

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    DKI Tutup Sementara PTM 100 Persen di Sekolah yang Terpapar Covid-19

    Pemprov DKI Jakarta menutup sejumlah sekolah yang menggelar PTM 100 persen karena terpapar Covid-19. Namun sejumlah sekolah sudah kembali berkegiatan.