3 Manfaat Kaviar bagi Kesehatan Tubuh

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Seorang petugas mengemas kaviar di Perusahaan Royal Belgian Caviar di Turnhout, Belgia, 29 November 2018. REUTERS/Yves Herman

    Seorang petugas mengemas kaviar di Perusahaan Royal Belgian Caviar di Turnhout, Belgia, 29 November 2018. REUTERS/Yves Herman

    TEMPO.CO, Jakarta - Kaviar merupakan jenis makanan khusus yang terbuat dari telur ikan. Makanan ini memiliki harga yang lumayan mahal sehingga tidak semua orang bisa membelinya.

    Mengutip dari journal.ipb.ac.id, ada empat jenis kaviar yang diekstraksi melalui prosedur operasi caesar pada ikan betina sturgeon. Jenis-jenis kaviar tersebut di antaranya ossetra, sterlet, beluga, dan sevruga.

    Kaviar juga mempunyai berbagai macam nutrisi seperti vitamin B12, vitamin A, vitamin E, vitamin B6, zat besi, kalsium, magnesium, selenium, dan lain-lain yang berguna untuk memperlancar peredaran darah serta
    meningkatkan sistem saraf.

    Umumnya, seseorang mengonsumsi kaviar bukan hanya dijadikan sebagai kuliner utama, tetapi juga dijadikan sebagai obat alternatif untuk menanggulangi penyakit-penyakit tertentu.

    Berikut beberapa manfaat kaviar yang berguna untuk menjaga kesehatan tubuh:

    1. Menjaga kesehatan mata

    Kaviar sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata karena makanan ini mengandung asam lemak omega-3, vitamin A, serta antioksidan lutein. Kandungan-kandungan tersebut diketahui dapat mencegah risiko penyakit mata, seperti gangguan retina mata, sindrom mata kering, dan degenerasi makula.

    2. Memelihara kesehatan tulang

    Kaviar memiliki kandungan vitamin D dan kalsium yang tinggi. Kandungan-kandungan tersebut baik untuk menjaga kesehatan tulang. Bila dikonsumsi secara rutin, makanan ini bisa berfungsi untuk menanggulangi penyakit seperti osteoporosis.

    3. Mencegah penyakit peradangan

    Kandungan asam lemak omega-3 yang dimiliki oleh kaviar juga berguna untuk meredakan gejala rheumatoid arthritis. Dengan berkurangnya gejala itu, sistem peradangan pada tubuh manusia akan bisa berjalan dengan baik.

    PRIMANDA ANDI AKBAR

    Baca juga: Melihat Proses Produksi Kaviar, Makanan Termahal di Dunia


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    PTM 100 persen DKI Tetap Berjalan Meski Didesak Banyak Pihak

    Pemprov Ibu Kota tetap menerapkan PTM 100 persen meski banyak pihak mendesak untuk menghentikan kebijakan itu. Sejumlah evaluasi diberikan pihak DKI.