Tak Hanya Imunitas, Mengonsumsi Jeruk juga Baik untuk Kesehatan Jantung

Reporter:
Editor:

Bram Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Pekerja menata pohon jeruk Kim Kat di kawasan Meruya, Jakarta, Senin, 25 Januari 2021. Menurut pedagang, permintaan pohon jeruk Imlek ini turun 15 persen akibat masa pandemi Covid-19. TEMPO/Tony Hartawan

    Pekerja menata pohon jeruk Kim Kat di kawasan Meruya, Jakarta, Senin, 25 Januari 2021. Menurut pedagang, permintaan pohon jeruk Imlek ini turun 15 persen akibat masa pandemi Covid-19. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Buah jeruk ada beragam jenisnya untuk dibuat minuman atau langsung dimakan. Buah jeruk untuk dimakan biasanya rasanya manis, meskipun tetap ada unsur masamnya. Rasa masam itulah yang memberi sensasi kesegaran buah jeruk. Kandungan nutrisi dalam jeruk juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

    Berikut khasiat buah jeruk untuk kesehatan tubuh:

    • Melancarkan pencernaan

    Serat yang ada dalam jeruk bisa mengeluarkan kotoran yang akan mencegah iritasi di usus besar. Makan buah jeruk juga merangsang produksi cairan pencernaan. Sebab itulah jeruk bermanfaat untuk menghilangkan sembelit.

    • Menjaga tekanan darah

    Jeruk memiliki sumber magnesium yang mengatur tekanan darah. Kandungan falvonoid yang juga bisa membantu pengendalian tekanan darah.

    • Mencegah penyakit jantung

    Jeruk memiliki antioksidan yang berguna untuk mencegah oksidasi kolesterol yang menempel dalam pembuluh darah (arteri). Kolesterol yang menghambat suplai darah bisa menyebabkan penyakit jantung. Maka, kandungan antioksidan dalam jeruk bisa melindungi jantung.

    • Meningkatkan kekebalan tubuh

    Kandungan vitamin C yang sangat banyak dalam buah jeruk bermanfaat untuk sistem kekebalan tubuh. Buah jeruk cocok dikonsumsi ketika tubuh sedang letih.

    EIBEN HEIZIER

    Baca: 5 Macam Jeruk yang Populer di Indonesia, Apa Saja Selain Jeruk Bali?


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    PTM 100 persen DKI Tetap Berjalan Meski Didesak Banyak Pihak

    Pemprov Ibu Kota tetap menerapkan PTM 100 persen meski banyak pihak mendesak untuk menghentikan kebijakan itu. Sejumlah evaluasi diberikan pihak DKI.