IPB Punya Laboratorium Pengujian Virus, Tak Perlu Lagi ke Luar Negeri

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Unit laboratorium pengujian virus untuk produk perbekalan kesehatan rumah tangga dan alat kesehatan di kampus IPB Baranangsiang, Bogor, Jawa Barat, dari Wings Group Indonesia. Dok. Wings Group Indonesia

    Unit laboratorium pengujian virus untuk produk perbekalan kesehatan rumah tangga dan alat kesehatan di kampus IPB Baranangsiang, Bogor, Jawa Barat, dari Wings Group Indonesia. Dok. Wings Group Indonesia

    TEMPO.CO, Jakarta - Institut Pertanian Bogor atau IPB kini memiliki unit laboratorium pengujian virus pertama di Indonesia untuk produk perbekalan kesehatan rumah tangga dan alat kesehatan. Laboratiorum mikrobiologi untuk pengujian virus tersebut berada di kampus IPB Baranangsiang, Bogor, Jawa Barat.

    Wakil Rektor Bidang Inovasi dan Bisnis Institut Pertanian Bogor, Erika Budiarti Laconi mengatakan, dengan adanya laboratorium bertingkat keamanan biologi atau biosafety level 2 (BSL 2) tersebut, maka proses pengujian bakteri, fungi, dan virus kini dapat dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, biaya terjangkau, tanpa harus ke luar negeri. "Pengujian ini penting sekali karena kesehatan masyarakat merupakan salah satu hal utama yang harus dilindungi dan dijaga," kata Erika Budiarti dalam serah terima peralatan unit laboratorium pengujian virus dari Wings Group Indonesia pada Senin, 27 Desember 2021.

    Direktur Wings Group Indonesia, Ricky Tjahjono menceritakan pendirian unit laboratorium pengujian virus pertama di Indonesia ini bermula dari diskusi dengan Kementerian Kesehatan. Mereka membicarakan soal belum tersedianya laboratorium dengan fasilitas pengujian virus di dalam negeri, terlebih di masa pandemi seperti sekarang.

    Unit laboratorium pengujian virus untuk produk perbekalan kesehatan rumah tangga dan alat kesehatan di kampus IPB Baranangsiang, Bogor, Jawa Barat, dari Wings Group Indonesia. Dok. Wings Group Indonesia

    "Sebagai tindak lanjut terhadap isu tersebut, kami memberikan dukungannya melalui donasi berupa sepuluh peralatan pengujian virus yang diserahkan pada IPB sehingga dapat membantu industri dan pemerintah dalam melakukan pengujian terhadap bakteri, fungi, dan virus untuk produk perbekalan kesehatan rumah tangga dan alat kesehatan," kata Ricky.

    Dia melanjutkan, selama ini industri harus melakukan pengujian bakteri, fungsi, dan virus untuk produk perbekalan kesehatan rumah tangga dan alat kesehatan ke luar negeri. Umumnya, pengujian itu berlangsung di laboratorium di Singapura, Thailand, Cina, hingga Amerika.

    Erika Budiarti melanjutkan, keberadaan laboratorium pengujian virus tersebut dapat mendukung program Merdeka Belajar - Kampus Merdeka atau MBKM. Dengan begitu, laboratorium ini tak hanya bermanfaat untuk konsumen, melainkan juga tempat praktikum mahasiswa supaya lulus dengan terampil.

    Baca juga:
    IPB University Ciptakan Kit Antibodi Covid-19 Berbasis ELISA

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    DKI Tutup Sementara PTM 100 Persen di Sekolah yang Terpapar Covid-19

    Pemprov DKI Jakarta menutup sejumlah sekolah yang menggelar PTM 100 persen karena terpapar Covid-19. Namun sejumlah sekolah sudah kembali berkegiatan.