Ciri Hubungan Cinta yang Sehat Menurut Pakar

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi pasangan kekasih. Shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan kekasih. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Hubungan cinta yang sehat dapat mendorong orang menjalani hidup dengan lebih bahagia dan sehat. Robert Waldinger, psikiater sekaligus direktur Harvard Study of Adult Development dalam sebuah pidatonya di acara TED Talk pada 2015 mengatakan orang-orang yang bernasib baik adalah yang menyandarkan diri pada hubungan, baik dengan keluarga, pasangan, teman, atau komunitas.

    Melansir dari Bolde, dalam konteks hubungan dengan pasangan, mendeteksi apakah hubungan tergolong sehat juga bukan perkara mudah. Namun, sukar bukan berarti tidak bisa dilakukan. Simak tanda-tanda awal yang menunjukkan hubungan cinta yang disebut sehat.

    Saling menghormati
    Hal ini merupakan kunci utama membuka kriteria-kriteria berikutnya. “Mustahil memiliki hubungan yang bahagia dan sehat tanpa rasa saling menghormati. Ini adalah benang merah terpenting dalam setiap hubungan,” jelas Waldinger.

    Perasaan saling menghormati yang dimaksud melingkupi respek terhadap individu, kehidupan masa lalu pasangan, dan menghargai setiap perjalanan hidup yang telah dilalui pasangan sebelum bertemu dengan Anda.

    Memupuk kejujuran
    Soal kejujuran, poin ini dinilai penting selama orientasi hubungan adalah jangka panjang sebab sekali saja faktor kejujuran ini terabaikan maka kebohongan-kebohongan berikutnya tidak lagi terelakkan. Aspek kejujuran juga melingkupi keterbukaan. Bila ada salah satu pihak yang enggan terbuka, artinya aspek ini belum tercapai.

    “Kejujuran artinya nyaman menyatakan apa yang ada dipikiran kepada pasangan tanpa takut merasa bersalah, drama, manipulasi, dan hal-hal kurang dewasa dan toksik,” kata Waldinger.

    Kemauan untuk meningkatkan kualitas hubungan secara bertahap
    Bagi pasangan yang mau melakukan peningkatan kualitas hubungan maka bisa mencari bantuan dan saran soal hubungan cinta hanya kepada ahli atau psikiater, atau setidaknya platform yang telah teruji kredibilitasnya.

    Komunikasi
    Komunikasi yang dimaksud adalah soal menghadapi masalah. Hubungan yang sehat akan terjadi ketika pasangan mau saling mengkomunikasikan kendala, bukan malah menghindarinya.

    Mandiri
    Kemandirian yang dimaksud adalah keadaan di mana pasangan mau saling memberikan ruang bagi mitranya untuk melakukan interaksi sosial dengan orang lain.

    “Orang-orang di hubungan yang sehat menyadari privasi pasangan juga penting dan ia tidak akan mencoba mengubah hal itu,” ujarnya.

    Kepercayaan
    Kepercayaan dalam hubungan cinta adalah rasa saling menghormati sebagai kunci, maka perkara kepercayaan ini merupakan pintu utama. Dalam konteks ini, percaya bukan hanya soal meyakini pasangan tidak akan berkhianat tetapi juga bahwa pasangan bisa diandalkan sebagai pertolongan pertama ketika menghadapi berbagai masalah.

    “Hubungan tanpa kepercayaan biasanya akan kandas. Lagipula, mengapa mau repot-repot bersama seseorang bila menurut Anda orang tersebut tidak bisa diandalkan?” tegas Waldinger.

    Baca juga: Ragam Kebohongan yang Merusak Hubungan


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    PTM 100 persen DKI Tetap Berjalan Meski Didesak Banyak Pihak

    Pemprov Ibu Kota tetap menerapkan PTM 100 persen meski banyak pihak mendesak untuk menghentikan kebijakan itu. Sejumlah evaluasi diberikan pihak DKI.