Ini Bahaya Menonton TV Terlalu Dekat

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi anak menonton televisi. Shutterstock.com

    Ilustrasi anak menonton televisi. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebiasaan menjaga jarak mata dari TV punya sejarah tersendiri. Dulu, hingga sekitar akhir tahun 60-an, TV memang memancarkan radiasi. Melansir laman How Stuff Works, radiasi itu terukur, namun tidak begitu berbahaya. Kita bisa duduk langsung di depan TV selama berjam-jam sehari tanpa efek negatif yang hebat.

    Namun kini, TV LCD dan plasma sudah berkembang dan sama sekali tidak memancarkan radiasi. Melansir Very Well Health, layar panel datar modern ini tak memancarkan radiasi. Meskipun duduk terlalu dekat, tak akan membuat mata berair. Di samping itu, tetap saja bisa menyebabkan kelelahan mata dan sakit kepala.

    Mengapa menonton TV terlalu dekat menyebabkan ketegangan mata?

    Ketegangan mata atau yang disebut juga asthenopia merupakan kondisi mata yang menyebabkan berbagai gejala negatif. Misalnya seperti kelelahan, nyeri di dalam atau di sekitar mata, penglihatan kabur, sakit kepala, dan terkadang  penglihatan ganda.

    Gejala-gejala seperti itu biasanya dapat terjadi setelah menonton televisi dalam jarak yang dekat, membaca, bekerja di depan komputer. Apabila kita mencoba untuk fokus pada objek yang dekat dalam waktu yang lama akan menyebabkan otot siliaris menegang. Akhirnya, muncullah gejala ketegangan mata. Adapun gejalanya sebagai berikut:

    1. Mata perih dan iritasi
    2. Masalah fokus
    3. Mata kering atau berair
    4. Penglihatan kabur atau ganda
    5. Peningkatan sensitivitas cahaya
    6. Nyeri di leher, bahu atau punggung

    Selain itu, ketegangan pada mata juga dapat terjadi karena cenderung kurang berkedip saat menonton televisi. Rata-rata orang berkedip sekitar 18 kali per menit. Hal itu terjadi secara alami untuk menyegarkan dan melumasi mata.

    Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa saat melihat layar TV, intensitas kedipan bisa berkurang hingga setengahnya. Akhirnya, dapat menyebabkan mata kering, lelah, gatal, dan sensasi terbakar. Selain duduk terlalu dekat dengan TV, terlalu lama menonton TV juga dapat menyebabkan ketegangan mata.

    ANNISA FEBIOLA

    Baca juga: 4 Tips Mengatasi Ketegangan Mata karena Terlalu Lama Menatap Layar


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    PTM 100 persen DKI Tetap Berjalan Meski Didesak Banyak Pihak

    Pemprov Ibu Kota tetap menerapkan PTM 100 persen meski banyak pihak mendesak untuk menghentikan kebijakan itu. Sejumlah evaluasi diberikan pihak DKI.